RN, Pemalang Jateng – DPRD Kabupaten Pemalang menggelar rapat paripurna, dalam rangka persetujuan Rancangan Peraturan Daerah [Raperda] tentang APBD Kabupaten Pemalang Tahun Anggaran 2027 di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Kamis [15\10\2026].
Rapat diawali dengan penyampaian pandangan seluruh fraksi. Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati Pemalang Nurkholes bersama Ketua DPRD Martono menandatangani persetujuan Raperda APBD Kabupaten Pemalang Tahun Anggaran 2027.
Persetujuan tersebut, menjadi tahapan penting dalam proses penetapan APBD sebagai landasan pelaksanaan program pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditemui usai rapat, Plt. Bupati Pemalang Nurkholes menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan pada 2027, meliputi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan kenyamanan lingkungan pendidikan, optimalisasi fasilitas publik, serta penataan kawasan wisata Pantai Widuri.
Di sektor infrastruktur, Pemkab Pemalang akan melanjutkan pembangunan dan perbaikan jalan, terutama pada ruas jalan poros, akses menuju kawasan wisata, serta ruas jalan yang masih membutuhkan penanganan. Sementara itu, di wilayah perkotaan, perhatian akan lebih diarahkan pada pemeliharaan infrastruktur yang telah tersedia.
“Di tahun 2027 kita masih melanjutkan infrastruktur, khususnya infrastruktur jalan. Pekerjaan yang belum selesai pada tahun sebelumnya akan kita lanjutkan, kemudian bagian-bagian yang masih membutuhkan perbaikan juga akan kita benahi,” tutur Nurkholes.
Ia menambahkan, pelaksanaan pembangunan juga memperhitungkan kemampuan keuangan daerah, termasuk kewajiban penyelesaian pinjaman daerah yang masih harus dibayarkan pada tahun mendatang.
Di bidang pendidikan, Pemkab Pemalang akan melanjutkan pemeliharaan infrastruktur sekolah sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik. Hal ini menjadi perhatian, seiring pentingnya pencegahan kasus perundungan di lingkungan sekolah, yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Yang paling penting adalah bagaimana membangun sekolah yang ramah, aman, dan nyaman. Kita berharap tidak terjadi lagi kasus perundungan di lingkungan pendidikan,” tandasnya.
Terkait kebutuhan kepala sekolah, khususnya pada jenjang sekolah dasar [SD], Nurkholes mengakui masih terdapat kekurangan. Pemerintah daerah akan mengupayakan pemenuhan kebutuhan tersebut dengan tetap memperhatikan ketentuan dan kebijakan yang berlaku, termasuk ketersediaan calon kepala sekolah yang memenuhi persyaratan.
Sementara itu, penataan kawasan wisata Pantai Widuri juga menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Penataan ulang akan diarahkan untuk menciptakan kawasan wisata yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi pengunjung. Berbagai kegiatan juga akan didorong untuk meningkatkan daya tarik wisata Pantai Widuri.
“Widuri juga akan kita renovasi dan tata ulang agar lebih nyaman. Kita harapkan ke depan Pantai Widuri bisa beroperasi hingga malam hari,” imbuhnya.
Melalui berbagai prioritas tersebut, Pemkab Pemalang berharap pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2027 dapat mendukung peningkatan kualitas infrastruktur, mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, mengoptimalkan fasilitas publik, serta memperkuat potensi ekonomi dan pariwisata daerah demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pemalang.
[SM\SA.1]














