RN, Pemalang Jateng – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa [Musrebangdesa] Warungpring berjalan cukup alot dan banjir interupsi, Rabu [07\10\2026].
Musyawarah yang dihadiri Kepala Desa, ketua BPD beserta pengurus, perangkat Desa, Agus mantan camat Warungpring, dan para tamu undangan lainnya, yang dilaksanakan di aula pendopo kantor balai Desa.
Setelah membuka acara, M.Kharis Munawir, S.Pd, selaku kepala Desa Warungpring, sempat mengingatkan terkait anggaran yang ada di Desa saat ini sangat terbatas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena seperti kita ketahui bersama bahwa dana desa sudah tidak bisa diandalkan sebagai penopang utama pembangunan di Desa,” ungkap Kharis, yang pernah menjabat sebagai ketua karang taruna Desa Warungpring.
Bahkan, Kharis sempat menawarkan kepada hadirin, terkait pembangunan Desa, bilamana ada yang kenal dengan anggota Dewan, pihak kementerian, dan lainnya.
Saat masuk sesi acara musyawarah, yang dipimpin oleh ketua BPD [Badan Permusyawaratan Desa] Rudi, didampingi Sekretaris Desa, Syifaul, S.Sy, serta Ikmal Marom selaku pendamping Desa Warungpring.
Musyawarah berjalan seru, dikarenakan banyak interupsi dari beberapa anggota BPD dan lainnya. Serta sempat menanyakan perihal Badan Usaha Milik Desa [BUMDES] Warungpring, dan mengenai proyek fisik anggaran APBD Kabupaten Pemalang ditahun 2025 yang dianggap warga belum selesai atau bahkan belum terealisasi.
Musyawarah berjalan beberapa jam lamanya, diperkirakan dimulai pukul 13.00 hingga 16.30, dan menghasilkan beberapa keputusan yang telah disepakati bersama, kemudian juga ada beberapa yang akan dibawa ketingkat Kecamatan Warungpring.
[SA.1***]














