Siaga Warga Hadapi Bencana, KSB Penakir Dibentuk

- Redaktur

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Ketua Pokja [Kelompok Kerja] Kesiapsiagaan dan Mitigasi Kementerian Sosial RI, Taufik Saeful Rahman, membuka kegiatan Kampung Siaga Bencana [KSB] Desa Penakir di Balai Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Jumat [15\5\2026]. Kegiatan ini menjadi langkah konkret memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah rawan.

Sebanyak 60 peserta dari berbagai kalangan usia mengikuti kegiatan tersebut. Sebagai simbol dimulainya pelatihan, dilakukan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Sekretaris Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang, Supadi, bersama Camat Pulosari, Arif Senoaji, kepada dua perwakilan peserta.

Ketua Pokja Kesiapsiagaan dan Mitigasi Kementerian Sosial RI, Taufik Saeful Rahman, mengatakan pembentukan KSB menjadi momentum untuk menegaskan ketangguhan masyarakat Kecamatan Pulosari dalam menghadapi ancaman bencana.

“Ini menjadi momen bahwa masyarakat, khususnya di Kecamatan Pulosari, adalah masyarakat yang tangguh terhadap bencana. Dengan adanya KSB, kesiapsiagaan dan kemampuan mitigasi masyarakat akan semakin meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang, Supadi, menjelaskan bahwa Desa Penakir merupakan lokasi ketiga pembentukan KSB di Kabupaten Pemalang, setelah sebelumnya dibentuk di Kecamatan Watukumpul dan Kecamatan Ulujami.

Menurutnya, Kecamatan Watukumpul dipilih sebagai lokasi pertama di Jawa Tengah karena memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, seperti tanah longsor dan kekeringan yang hampir terjadi setiap tahun. Sedangkan pembentukan KSB di Desa Penakir dilatarbelakangi kejadian banjir bandang yang sempat menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fisik.

Baca Juga:  Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, PN Pulang Pisau Teguhkan Komitmen Persatuan dan Perdamaian

“Di Penakir kita tidak menduga adanya banjir bandang yang menimbulkan korban. Karena itu Kementerian Sosial hadir membentuk KSB sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Harapannya relawan menjadi lebih tanggap, tangguh, dan cepat dalam penanganan bencana,” kata Supadi.

Ia berharap ke depan seluruh kecamatan di Kabupaten Pemalang dapat memiliki Kampung Siaga Bencana agar kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi kebencanaan semakin mumpuni.

“Setelah dibentuk, masyarakat harus paham langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Semoga dengan adanya KSB, Kabupaten Pemalang, khususnya Kecamatan Pulosari, semakin aman dari risiko bencana,” tambahnya.

Baca Juga:  Bupati Sebut City Walk Prototipe Pembangunan Dan Kemajuan Keadaban 

Camat Pulosari, Arif Senoaji, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI dan Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang atas pembentukan Kampung Siaga Bencana di wilayahnya.

Seno berharap melalui KSB ini masyarakat Pulosari semakin siap, sigap, dan tanggap dalam menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Mudah-mudahan setelah ini Pulosari semakin aman dari bencana. Namun apapun bentuk bencana, kita harus tetap siap. Dengan adanya KSB ini, insyaallah masyarakat akan lebih siap dan tanggap jika sewaktu-waktu bencana terjadi,” tuturnya.

[SA.1***]

Berita Terkait

Kasus Bullying di Pemalang Telah Menyita Perhatian Nasional, Nurkholes Tegaskan Perundungan Tidak Boleh Terulang, Sistem Pendidikan Perlu Dievaluasi Segera
IPAL Beberapa SPPG di Pemalang Dipertanyakan, Limbah Jadi Persoalan Telak
Nurkholes Apresiasi Peran IBI, Untuk Terus Tekan AKI dan Stunting
Koramil 02 Taman Pantau SPPG Asemdoyong 01, Dorong MBG Berjalan Sehat dan Ramah Lingkungan
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang, Pemalang Hadir Sebagai Peserta
Kolaborasi BPD, Satlinmas Dengan Pemerintah Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas
SPPG 002 Beji Berikan Klarifikasi, Sistem IPAL Disebut Memiliki Lima Tahap Pengolahan.
Bupati Pekalongan Bertemu Dengan Plt.Bupati Pemalang, Dalam Rangka ETK
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Kasus Bullying di Pemalang Telah Menyita Perhatian Nasional, Nurkholes Tegaskan Perundungan Tidak Boleh Terulang, Sistem Pendidikan Perlu Dievaluasi Segera

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:19 WIB

IPAL Beberapa SPPG di Pemalang Dipertanyakan, Limbah Jadi Persoalan Telak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Nurkholes Tegaskan Agar RSUD dr. M. Ashari, Harus Berikan Pelayanan Yang Ramah dan Nyaman

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Setelah Melayat Korban Perundungan di Kebondalem, Plt. Bupati Pemalang Tegaskan Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Bullying

Jumat, 25 September 2026 - 15:08 WIB

Soal Dugaan Mesum, Warga Dusun Gombong Sambangi Balai Desa Cibuyur

Sabtu, 12 September 2026 - 22:28 WIB

Viral di Pemalang !!! Menu MBG “Dirujak” Oleh Netizen

Jumat, 4 September 2026 - 21:24 WIB

Ribuan Massa Tumpah ke Jalan, Indra Ade Himawan Mendaftar

Berita Terbaru

Pemerintah

Perda Pemalang 2026 Telah Disahkan

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:17 WIB