Viral…!! Lelang Katering RSUD Pemalang Rp1,3 M Berpotensi Diulang Atau Dibatalkan, LPSE : Tidak Memiliki Penilaian Kinerja Penyedia Minimal Baik

- Redaktur

Senin, 13 April 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Viralnya mengenai Lelang proyek katering di RSUD Dr.M. Ashari Kabupaten Pemalang, dengan pagu sebesar Rp.2 Milliar, yang pada akhirnya dibatalkan. Perihal tersebut disampaikan oleh perwakilan Layanan Pengadaan Secara Elektronik [LPSE] Pemalang, Whisnu, kepada sejumlah wartawan.

Menurut Whisnu Hari Purwadi, selaku Kasubag Pembinaan dan Advokasi. Dalam keterangannya, dari 8 kontraktor yang mendaftar, belum ada satu pun yang memenuhi syarat secara administrasi.

Baca Juga:  Bupati Lantik 783 PPPK Tahap II

“[CV] IEFFADIA tidak lulus evaluasi dan dinyatakan gagal tender,” pungkas Whisnu di ruang LPSE, kepada para wartawan, Kamis [09\04\2026].

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah massa sanggah berakhir kami menyampaikan laporan bahwa sekian peserta dan hanya satu peserta yang menyampaikan penawaran dan ini evaluasinya semuanya tidak lulus. Dokumennya tidak ada yang memenuhi,  karena hanya satu, maka kami nyatakan tendernya gagal,” tandasnya.

Baca Juga:  Obor Comal Estafet, Dihadiri Plt Bupati Pemalang dan Anggota DPR RI Rizal Bawazier

Berdasarkan data peserta lelang di LPSE, ada 8 kontraktor yang mengikuti lelang, yaitu : CV IEFFADIA, Tanjung Bangun Persada, CV Casa Pelita, CV Ruby Mas, Tinary Trunojoyo, CV Risqi Fawwas, CV Dimas Beji, dan Janur Kuning.

Berdasarkan penelusuran serta investigasi yang dilakukan tim media, diperoleh informasi bahwa patut diduga setiap tahunnya lelang selalu dimenangkan oleh CV IEFFADIA.

Baca Juga:  Desa Penakir Ditetapkan Sebagai Kampung Siaga Bencana

“Sekarang terbukti, dari 8 CV yang mengikuti lelang, hanya CV IEFFADIA yang mengajukan penawaran sebesar Rp 1,3 M, dan ternyata dinyatakan gugur,” ungkap sebuah sumber mengutip data di LPSE.

[Red\SA.1***]

Berita Terkait

Kasus Bullying di Pemalang Telah Menyita Perhatian Nasional, Nurkholes Tegaskan Perundungan Tidak Boleh Terulang, Sistem Pendidikan Perlu Dievaluasi Segera
IPAL Beberapa SPPG di Pemalang Dipertanyakan, Limbah Jadi Persoalan Telak
Nurkholes Apresiasi Peran IBI, Untuk Terus Tekan AKI dan Stunting
Koramil 02 Taman Pantau SPPG Asemdoyong 01, Dorong MBG Berjalan Sehat dan Ramah Lingkungan
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang, Pemalang Hadir Sebagai Peserta
Kolaborasi BPD, Satlinmas Dengan Pemerintah Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas
SPPG 002 Beji Berikan Klarifikasi, Sistem IPAL Disebut Memiliki Lima Tahap Pengolahan.
Bupati Pekalongan Bertemu Dengan Plt.Bupati Pemalang, Dalam Rangka ETK
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:52 WIB

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”

Senin, 7 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

PN Pekalongan Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Oleh Oknum Tokoh Agama, Proses Hukum Harus Tetap Berlanjut

Berita Terbaru