Kang Joker PMPRI, Kritik Keras Etika Dirut PDAM Tirta Patriot

- Redaktur

Senin, 24 November 2025 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Bandung – Insiden diduga tertidurnya Direktur Utama [Dirut] Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi, Ali Imam Faryadi, saat Rapat Dengar Pendapat [RDP] bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [DPRD] Kota Bekasi mengenai penyertaan modal daerah, menuai kritik keras. Kejadian ini dinilai bukan sekadar masalah etika kerja, melainkan indikasi serius terhadap integritas dan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah [BUMD].

Kritik tajam datang dari Rohimat atau yang lebih akrab disapa Kang Joker, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia [DPP LSM PMPRI].

Menurut Kang Joker, peristiwa pejabat BUMD yang diduga tertidur di forum strategis ini sangat menyayat publik dan membuka diskursus besar tentang integritas pejabat publik dalam mengelola uang rakyat. Ia menegaskan, bahwa rapat penyertaan modal adalah forum yang sangat krusial dan melibatkan keputusan yang memengaruhi keberlanjutan korporasi serta potensi kerugian negara atau daerah.

“Banyak yang mungkin menilai peristiwa itu hanya soal etika kerja atau sekadar kelalaian manusiawi. Namun, dalam ekosistem tata kelola sektor publik, terutama menyangkut pengelolaan uang rakyat melalui BUMD, tindakan sepele tersebut sesungguhnya membuka pintu diskusi yang jauh lebih besar, tentang integritas, akuntabilitas, kepatuhan hukum, hingga legitimasi moral pejabat publik,” ungkap Kang Joker, merujuk pada analisis yang ia sampaikan kepada awak media RotasiNews.com, senin [24\11].

Kang Joker menggarisbawahi, bahwa di momen pembahasan penyertaan modal, kehadiran pejabat haruslah diiringi dengan kesiapan dan pemahaman substantif, bukan sekadar formalitas. Dalam konteks ini, insiden tertidur menunjukkan lemahnya profesionalisme.

Baca Juga:  Warga Kelabakan, Air PDAM Off Sejak Pagi 

“Potret pejabat BUMD tertidur saat rapat strategis merupakan bagian dari problem manajemen publik. Dalam konteks penyertaan modal, ini membahayakan. Ini bukan perkara prosedur administratif, tapi keputusan strategis. Di sinilah pokok permasalahan tidur pada saat rapat, bukan lagi soal sopan santun, tetapi indikasi erosi integritas dan lemahnya budaya pelayanan publik,” tegasnya.

Kang Joker membedah, bahwa tindakan Dirut yang diduga tertidur di forum sepenting RDP penyertaan modal memperlihatkan tiga bentuk kegagalan integritas pejabat dalam kerangka hukum tata kelola BUMD:

1. Kegagalan Kepatuhan dengan tidak menunjukkan penghormatan terhadap proses pengambilan keputusan yang sah dan konstitusional yang melibatkan pengawasan legislatif.
2. Ketidakmampuan pejabat untuk menyadari dampak moral dan etika dari perilakunya terhadap kepercayaan publik yang menuntut pelayanan prima dari BUMD.
3. Kegagalan Akuntabilitas, karena akuntabilitas menuntut fokus dan kesiapsiagaan penuh dalam setiap proses manajerial, terutama saat membahas justifikasi permodalan, proyeksi kinerja, rasio keuangan, dan risiko investasi.

Baca Juga:  KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

Kang Joker berharap, insiden ini menjadi refleksi serius bagi Pemerintah Kota Bekasi untuk mengevaluasi kinerja dan integritas para pejabat BUMD agar tata kelola perusahaan daerah benar-benar profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.

[Sumber: DPP LSM PMPRI]

Berita Terkait

Program Desa Majalangu Diduga Semrawut dan Carut-marut
Nurkholes Tegaskan Agar RSUD dr. M. Ashari, Harus Berikan Pelayanan Yang Ramah dan Nyaman
Dirut Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Telah Dilantik, Bupati Anom Tekankan Pelayanan Kepada Masyarakat Harus Diutamakan
Kenapa PLT Berganti Berulang Kali ??, Dr.Imam Subiyanto,SH.,MH: Jangan Sampai Publik Menilai Ada Politik Transaksional di Balik Kekosongan Direktur RSUD Ashari
Jeritan Konsumen Diduga Tak Digubris, Perumda Tirta Mulia Pemalang Tancap Gass Promo Pasang Baru
Proyek Milyaran di RSUD Pemalang Diduga Gagal Tender, Kenapa Jadi Swakelola??, Praktisi Hukum: Potensi Melanggar Hukum Terbuka Lebar 
HBH PDAM Tirta Mulia 2026
Eks PG Sumberharjo Bakal Jadi Sekolah Rakyat
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:52 WIB

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”

Senin, 7 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

PN Pekalongan Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Oleh Oknum Tokoh Agama, Proses Hukum Harus Tetap Berlanjut

Berita Terbaru