Diduga Banyak Gedung Tak Berizin, PMPRI Asahan Geruduk DPUTR

- Redaktur

Kamis, 26 Juni 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Asahan Sumut – Puluhan masa dari LSM PMPRI [Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia] yang dipimpin Arman Maulana, geruduk kantor DPUTR [Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang] Kabupaten Asahan, kamis [26\6\25].

Massa PMPRI datang dengan membawa spanduk, yang bertuliskan hujatan dan satu unit mobil pickup yang membawa soundsystem yang dikawal polisi dari polres Asahan.

Dalam orasinya, Arman Maulana, meminta dan mendesak Kepala DPUTR, Agus Jaka Putra Ginting untuk segera mendata dan membongkar bangunan yang diduga tidak memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung [PBG] dari dinas yang dipimpinnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami minta Kadis dan Kabid PBG Dinas PUTR Asahan, untuk segera membongkar bangunan gedung yang tidak memiliki izin di Kabupaten Asahan ini. Kami mendesak agar Bangunan Eks Pasar Kisaran, Tembok Jalan Setia yang dibangun Yayasan Maitreyawira, bangunan ruko jalan Hos Cokroaminoto dan Bangunan Tower menara Wifi yang diduga tidak memiliki PBG saat dibangun,” teriak Arman Maulana.

Baca Juga:  Penutupan TMMD Di Sukoharjo Oleh Wabup 

Selain itu, kata Arman, dari Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia [DPC PMPRI] Kabupaten Asahan, meminta DPUTR untuk segera berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja [Sat Pol PP] Asahan, untuk segera menyegel bangunan-bangunan gedung yang belum memiliki izin PBG.

“Izin PBG itu ada Peraturan Daerah (Perda) nya. Sat Pol PP selaku pengawas Perda harus menertibkan dan hancurkan gedung-gedung yang tidak memiliki izin untuk memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Makanya itu, kami minta PUTR segera melakukan kordinasi untuk menghancurkan gedung yang tidak ada izinnya,” tegas Arman Maulana.

Setelah beberapa jam melakukan orasi secara bergantian, pendemo akhirnya diterima oleh Plt Sekretaris Dinas PUTR Asahan, Ahyar Samosir.

Dalam jawabannya, Ahyar Samosir mengaku tidak bisa menjawab beberapa item dalam statmen yang diberikan oleh LSM PMPRI. “Saya dalam hal ini tidak bisa menjawab. Nanti saya sampaikan perihal pertanyaan rekan-rekan ini pada pak Kadis,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Serahkan LKPJ 2025 di Gedung DPRD Pemalang 

Tidak puas dengan jawaban Sekretaris PUTR Asahan, massa akhirnya melanjutkan aksinya ke kantor DPRD Asahan Jalan Jenderal Sudirman Kisaran, disini massa langsung diterima oleh Ketua Komisi C, Kiki Khomeni bersama beberapa anggota dewan lainnya, Dodi Sayendra dan Daniel Banjarnahor.

Dalam jawabannya didepan massa PMPRI, Kiki Khomeni mengaku sudah memberikan surat teguran dan surat permintaan agar melakukan pembongkaran pada bangunan tembok jalan Setia Kelurahan Tebing Kisaran Kecamatan Kisaran Timur pada Bupati dan Pemerintah Kabupaten Asahan beserta Sat Pol PP.

“Kami dari DPRD Asahan, sudah mengirim surat pada Bupati Asahan dan Pemkab Asahan. Agar segera membongkar bangunan tembok jalan Setia yang dibangun oleh Yayasan Maitreyawira. Namun, hingga kini belum ada tindakan atau eksekusi dari Sat Pol PP, ” tegas Kiki Khomeni.

Baca Juga:  Jalin Sinergi, Danyon 13 Rejimen Askar Melayu Diraja Laksanakan Kunker

Kalau masalah banyaknya gedung-gedung yang dibangun, namun tidak mempunyai izin PBG dari Dinas PUTR. Kami akan meminta data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu [DPMPTSP] Asahan dan Kabid PBG Dinas PUTR Asahan.

“Kami dari DPRD Asahan, khususnya Komisi C. Mendukung penuh aksi LSM PMPRI untuk menaikan PAD Asahan dari sektor izin pembangunan. Memang banyak masyarakat yang bangun rumah dan lainya, tanpa ada memiliki izin PBG dari Dinas PUTR Asahan,” kata Kiki Khomeni.

Usai mendengar jawaban dari wakil rakyat tersebut, massa langsung kembali membubarkan diri dengan kembali kerumah masing masing dengan tertib, dikawal Polres Asahan.

[Red]

Berita Terkait

Ada Brosur Beredar di Pusat BYD Jakarta, Ada Apa Sebenarnya Dibalik Itu ??
Loning Bersiap Pilkades, Isu Zona Merah Jadi Polemik
Bus PT. Dewi Sri Segera Peluncuran Perdana di Terminal Belik, Agen: Buruan Mumpung Ada Promo!!
Masyarakat Desa Datar Geram, Salah Satu Oknum Warga Diduga Membendung Aliran Sungai Untuk Kepentingan Pribadi
Mantap…!! 2026, Bulan Dana PMI Pemalang Lampaui Target, Bupati Anom Acungi Jempol dan Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Pemalang 
Rokok Ilegal Harus Diberantas, Diskominfo Pemalang Perkuat Sinergi dan Ada Nomor Pengaduan
Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas
KPK Hadir di Pemalang, Sosialisasi Soal Pokir DPRD, Bupati Pemalang: Jadi Momentum Kesepahaman Eksekutif dan Legislatif 
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:52 WIB

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”

Senin, 7 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

PN Pekalongan Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Oleh Oknum Tokoh Agama, Proses Hukum Harus Tetap Berlanjut

Berita Terbaru