Proyek DD Pakembaran Pakai Dana Talangan, Siapa Yang Bertanggung Jawab??

- Redaktur

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN,Pemalang Jateng – Pemerintah Desa Pakembaran melaksanakan rehab talud yang berlokasi di Dusun Manis. Proyek ini menjadi sorotan, kritikan dan sebagian warga mempertanyakan, disebabkan anggaran yang digunakan diduga menggunakan dana talangan dari pihak ke tiga, yang notabene adalah seorang pemborong.

Untuk memastikan, awak media RotasiNews.com mendatangi lokasi proyek rehab talud. Saat dilokasi, tidak ditemukan papan informasi pelaksanaan kegiatan, mirisnya material batu bekas dari talud lama diduga dipasang kembali.

Baca Juga:  'Aspal Kemarin' Di Karangmoncol Mulai Rusak

Salah seorang pekerja, saat dikonfirmasi, tentang adanya pemasangan kembali batu bekas lama mengakui hampir satu kubik material batu adalah bekas talud lama yang dipasang kembali, disebabkan keterlambatan kiriman material batu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang tak [saya] akui di sebelah sisi sini ada beberapa meter itu kemaren faktor keterlambatan, buat tambal sulam dimasukan ya tidak ada satu kubik,” ungkapnya.

Baca Juga:  Proyek Milyaran di RSUD Pemalang Diduga Gagal Tender, Kenapa Jadi Swakelola??, Praktisi Hukum: Potensi Melanggar Hukum Terbuka Lebar 

Penggunaan material bekas dalam pembangunan talud jalan desa dapat berdampak pada kekuatan dan ketahanan struktur. Talud yang tidak dibangun dengan baik dapat menyebabkan longsor atau kerusakan lainnya, yang berujung pada biaya perawatan yang lebih besar dalam waktu dekat.

Fatkhudin, selaku Kepala Desa Pakembaran, menolak berkomentar panjang kepada wartawan. “Sementara tidak koment dulu,” ketika dihubungi melalui WhatsApp, pada selasa [28\10].

Baca Juga:  Wabup Dorong Percepat Pembangunan 143 Dapur MBG

Untuk dapat diketahui, menurut sumber RN, bahwa diduga rencana pekerjaan awalnya adalah pengaspalan, namun karena warga sekitar protes, dikarenakan aspal dikhawatirkan akan cepat rusak, akhirnya pihak-pihak terkait memutuskan untuk melaksanakan pekerjaan talud terlebih dahulu sesuai permintaan warga.

[RD]

Berita Terkait

Dugaan Spj Fiktif Mencuat di Proyek Senilai Rp.1,4 Miliar 
Proyek Milyaran di RSUD Pemalang Diduga Gagal Tender, Kenapa Jadi Swakelola??, Praktisi Hukum: Potensi Melanggar Hukum Terbuka Lebar 
Viral…!! Lelang Katering RSUD Pemalang Rp1,3 M Berpotensi Diulang Atau Dibatalkan, LPSE : Tidak Memiliki Penilaian Kinerja Penyedia Minimal Baik
Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I, 2026 di Desa Surajaya
Proyek Drainase ‘Mandek’, APPI Soroti Kebijakan Yang Berlaku
Wabup Dorong Percepat Pembangunan 143 Dapur MBG
Rabat Beton Tanahbaya, Meningkatkan Aksesibilitas, Produktivitas Dan Ekonomi Lokal
‘Aspal Kemarin’ Di Karangmoncol Mulai Rusak

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 14:38 WIB

Proyek Milyaran di RSUD Pemalang Diduga Gagal Tender, Kenapa Jadi Swakelola??, Praktisi Hukum: Potensi Melanggar Hukum Terbuka Lebar 

Senin, 13 April 2026 - 17:30 WIB

Viral…!! Lelang Katering RSUD Pemalang Rp1,3 M Berpotensi Diulang Atau Dibatalkan, LPSE : Tidak Memiliki Penilaian Kinerja Penyedia Minimal Baik

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:22 WIB

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I, 2026 di Desa Surajaya

Sabtu, 20 Desember 2025 - 04:42 WIB

Proyek Drainase ‘Mandek’, APPI Soroti Kebijakan Yang Berlaku

Selasa, 18 November 2025 - 20:38 WIB

Wabup Dorong Percepat Pembangunan 143 Dapur MBG

Selasa, 18 November 2025 - 17:46 WIB

Rabat Beton Tanahbaya, Meningkatkan Aksesibilitas, Produktivitas Dan Ekonomi Lokal

Senin, 10 November 2025 - 21:29 WIB

‘Aspal Kemarin’ Di Karangmoncol Mulai Rusak

Kamis, 6 November 2025 - 20:54 WIB

Penutupan TMMD Di Sukoharjo Oleh Wabup 

Berita Terbaru

RAGAM

Pemkab Pemalang Rutin Laksanakan Gerakan Jum’at Bersih

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:55 WIB

Hukum & Kriminal

PN PP Vonis Residivis Pengedar Narkoba 7 Tahun Penjara

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:39 WIB