LAW OFFICE PUTRA PRATAMA SAKTI & PARTNERS: Suap Berkedok Layanan Seksual Harus Dijerat Tipikor, Jangan Biarkan Celah Hukum Melindungi Pelaku Korupsi

- Redaktur

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Law Office PUTRA PRATAMA SAKTI & PARTNERS, melalui praktisi hukum Dr.(c) Imam Subiyanto, S.H., M.H., CPM.C.LA.C.TLS menegaskan bahwa, layanan seksual yang diberikan karena melekatnya jabatan, kewenangan atau kepentingan tertentu, pada hakikatnya adalah gratifikasi koruptif dan sudah seharusnya ditegaskan secara eksplisit dalam Pasal 12B dan/atau Pasal 12C Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Masih menurut Dr.(c) Imam Subiyanto, SH,MH., selama ini hukum memang telah mengenal gratifikasi sebagai pemberian dalam arti luas, namun belum adanya penyebutan dengan tegas mengenai layanan seksual justru membuka ruang tafsir, memperlemah keberanian penegak hukum dan berpotensi memberi perlindungan terselubung kepada pelaku yang memanfaatkan celah norma.

“Kalau uang, barang, perjalanan, penginapan dan fasilitas lain bisa dikualifikasikan sebagai gratifikasi, maka tidak ada alasan logis maupun moral bagi negara untuk menutup mata terhadap layanan seksual yang jelas-jelas diberikan demi memengaruhi jabatan, keputusan atau kebijakan pejabat. Jangan sampai hukum keras kepada amplop, tetapi lunak kepada suap yang dibungkus kenikmatan,” tegasnya, rabu [4\03\26], dalam keterangannya, saat dihubungi.

Ia menilai, korupsi modern tidak lagi bergerak secara vulgar hanya lewat uang tunai atau transfer bank. Korupsi hari ini sudah berubah wajah, ia masuk melalui akses, relasi, hiburan, pelayanan khusus, fasilitas tersembunyi dan kenikmatan non-material yang tetap bermuara pada satu tujuan, yakni membeli pengaruh pejabat publik.

Oleh karena itu, bila hukum tetap terpaku hanya pada bentuk pemberian yang kasatmata dan mudah dihitung, maka hukum akan selalu tertinggal dari kecerdikan pelaku korupsi.

“Persoalan utamanya bukan apakah manfaat itu berbentuk uang atau tidak. Persoalan utamanya adalah, apakah ada keuntungan yang diberikan karena jabatan dan apakah keuntungan itu dimaksudkan untuk memengaruhi independensi pejabat. Jika jawabannya ya, maka itu adalah korupsi dalam bentuk lain,” tandas SBY, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  LSM PMPRI Soroti Program MBG, Ada Dugaan Bau Tak Sedap

Dalam hal seperti ini, Law Office PUTRA PRATAMA SAKTI & PARTNERS berpandangan, pembentuk undang-undang harus segera menutup celah tersebut dengan rumusan yang tegas, presisi, dan berbasis jabatan. Penegasan norma ini penting agar tidak ada lagi dalih pembelaan yang mengatakan bahwa suatu pemberian tidak dapat dijerat hanya karena tidak berbentuk uang atau benda. Korupsi tidak boleh lolos hanya karena pelakunya mengganti amplop dengan fasilitas seksual.

Kemudian disisi lain, Dr.(c) Imam Subiyanto menekankan, bahwa rumusan norma harus tetap dibangun secara hati-hati agar fokusnya tetap pada penyalahgunaan jabatan, relasi kuasa dan tujuan koruptif, bukan menyeret urusan privat yang sama sekali tidak memiliki kaitan dengan kewenangan publik. Dengan demikian, pembaruan hukum ini justru akan memperkuat asas kepastian hukum, bukan memperluas kriminalisasi secara serampangan.

“Negara tidak boleh kalah oleh modus. Jabatan publik bukan komoditas yang boleh ditukar dengan uang, barang, proyek, fasilitas perjalanan, ataupun layanan seksual. Apa pun bentuk keuntungannya, jika diberikan karena jabatan dan bertentangan dengan kewajiban pejabat, itu harus dinyatakan sebagai korupsi, titik,” tutupnya.

Baca Juga:  Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Atas dasar itu, Law Office PUTRA PRATAMA SAKTI & PARTNERS mendesak agar pembentuk undang-undang, penegak hukum dan publik hukum nasional, harus mulai memandang secara serius kebutuhan penegasan layanan seksual sebagai bentuk gratifikasi dalam undang-undang Tipikor. Pembiaran terhadap celah ini hanya akan melahirkan impunitas baru dan mempermalukan semangat pemberantasan korupsi itu sendiri.

Untuk dapat diketahui, klik terkait Law Office PUTRA PRATAMA SAKTI & PARTNERS, merupakan kantor hukum yang bergerak dibidang litigasi dan non-litigasi, serta aktif memberikan pendapat hukum, advokasi kebijakan serta penguatan kesadaran hukum publik dalam berbagai isu strategis, termasuk pemberantasan korupsi dan pembaruan hukum nasional.

Oleh: Dr (C).Imam Subiyanto,SH,MH., Dewan Penasehat Hukum, RotasiNews.com

Berita Terkait

GERMAS UNGKAP: “DPR Jangan Tutup Mata, Aspirasi Rakyat soal Putusan MK dan Ijazah Gibran Harus Didengar!!”
AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar
Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi
Setahun Lebih Mandek, Kasus Perusakan dan Pencurian Properti Milik Asep Awaludin Masuki Babak Gelar Perkara Khusus
Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying
Ketika Viral Soal MBG, Guru, Ortu Siswa, Wartawan dan Aktivis LSM: Kenapa Seolah Disalahkan ??
Pengukuhan Ketum Linduaji Eric Agus Susanto, Dihadiri Belasan Ribu Anggota Se-Jateng di Taman Borobudur
Ratusan Kendaraan Dinas KBB Pajak Off, Kang Joker: “Rakyat Dikejar-kejar Razia, Pejabatnya Menerobos Aturan!!”
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Peran Penting Tim Pembina Puskesmas, Plt Bupati Pemalang Tekankan Pelayanan Yang Ramah Kepada Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pemalang Siagakan Ratusan Personel Gabungan, Demi Amankan Pilkades Serentak 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Masih Seputar Bullying di Sekolah, Pemkab Siapkan Strategi dan Langkah Pasti

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Nurkholes Beri Bantuan Jamban Kepada Warga Tasikrejo

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Pemkab Pemalang Sosialisasikan Perijinan Yang Sesuai, Begini Alurnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Nurkholes Himbau Agar Perangkat Daerah Selalu Sinergi dan Meningkatkan Kinerja Yang Berintegritas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV di Gunung Batu, TA 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Ratusan Atlet Pemalang Akan Berlaga di PORPROV Jateng, Pemkab Siap Fasilitasi Support Center

Berita Terbaru

RAGAM

RPI Welut Putih Kerja Bakti Merawat Aliran Air Irigasi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:31 WIB

BISNIS

D’Atul 33 Telah Beroperasi

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:29 WIB