Nurkholes Apresiasi Peran IBI, Untuk Terus Tekan AKI dan Stunting

- Redaktur

Senin, 21 September 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Pelaksana Tugas [Plt] Bupati Pemalang Nurkholes mengapresiasi peran para bidan dalam mendukung upaya pemerintah menekan Angka Kematian Ibu [AKI] dan balita serta menangani stunting di Kabupaten Pemalang. Hal tersebut, disampaikan Nurkholes saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun [HUT] ke-75 Ikatan Bidan Indonesia [IBI] di Stadion Mochtar Pemalang, Minggu [20\9\2026].

Kegiatan tersebut, turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah [Forkopimda], kepala organisasi perangkat daerah terkait, serta pengurus dan anggota IBI Kabupaten Pemalang.

Dalam kesempatan tersebut, Nurkholes juga membuka ruang aspirasi bagi para bidan. Ia meminta para bidan menyampaikan persoalan yang masih dihadapi dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan di masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kira-kira apa yang dikeluhkan bidan?,” ucap Nurkholes saat membuka sesi aspirasi.

Baca Juga:  2026, Pemkab Pemalang Kembali Raih WTP

Salah seorang bidan, Sugianti, kemudian menyampaikan persoalan mengenai kejelasan status kepegawaian bidan, khususnya tenaga honorer atau outsourcing, serta persoalan kesejahteraan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Nurkholes mengatakan pemerintah daerah memahami beratnya tugas yang diemban para bidan.

“Saya sangat apresiasi sekali kepada bidan di Pemalang. Angka kematian ibu dan balita serta stunting tidak terlalu buruk,” ungkap Nurkholes.

Ia mengatakan persoalan kesejahteraan bidan menjadi salah satu hal yang perlu dipikirkan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, beban tugas yang besar perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan.

“Ini menjadi pemikiran pemerintah daerah. Tugasnya berat, tetapi tidak adil kalau kesejahteraannnya (tidak diperhatikan),” tandasnya.

Nurkholes juga menekankan, harapan agar ke depan kesejahteraan para bidan dapat diperbaiki. Di sisi lain, ia meminta para bidan tetap berkomitmen dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Selain persoalan kesehatan, Nurkholes menyinggung program Makan Bergizi Gratis [MBG]. Ia berharap para bidan dapat turut mengambil bagian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi.

“Yang lagi viral itu MBG. Saya berharap untuk ikut mengawasi makan bergizi gratis, untuk mengedukasi masyarakat,” imbuhnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran bidan dalam lingkungan keluarga. Menurutnya, pengetahuan kesehatan yang dimiliki bidan dapat turut membantu menjaga kesehatan anggota keluarga.

Dalam kesempatan itu, Nurkholes juga mengajak IBI ikut berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata dan UMKM di Kabupaten Pemalang.

Ia berharap, ke depan dapat digelar kegiatan yang melibatkan para bidan dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kegiatan tersebut, menurutnya, dapat sekaligus menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Pemalang dan mendorong pertumbuhan UMKM.

Baca Juga:  Wisuda ITB ADIAS: Alumni Diharapkan Turut Serta Mengambangkan Potensi Pemalang

“Kita ingin membangun wisata Pemalang. Saya berharap ada event yang diselenggarakan bidan dengan menghadirkan bidan yang ada di Jawa Tengah. Nanti kita fasilitasi,” ujar Nurkholes.

Menurutnya, kegiatan semacam itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan penguatan organisasi profesi, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi melalui promosi destinasi wisata dan produk UMKM lokal.

Peringatan HUT ke-75 IBI tersebut, menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan organisasi profesi bidan untuk memperkuat sinergi dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Pemalang.

[SM\SA.1]

Berita Terkait

Kasus Bullying di Pemalang Telah Menyita Perhatian Nasional, Nurkholes Tegaskan Perundungan Tidak Boleh Terulang, Sistem Pendidikan Perlu Dievaluasi Segera
IPAL Beberapa SPPG di Pemalang Dipertanyakan, Limbah Jadi Persoalan Telak
Koramil 02 Taman Pantau SPPG Asemdoyong 01, Dorong MBG Berjalan Sehat dan Ramah Lingkungan
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang, Pemalang Hadir Sebagai Peserta
Kolaborasi BPD, Satlinmas Dengan Pemerintah Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas
SPPG 002 Beji Berikan Klarifikasi, Sistem IPAL Disebut Memiliki Lima Tahap Pengolahan.
Bupati Pekalongan Bertemu Dengan Plt.Bupati Pemalang, Dalam Rangka ETK
Festival Grebeg 1000 Kemeja
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:52 WIB

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”

Senin, 7 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

PN Pekalongan Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Oleh Oknum Tokoh Agama, Proses Hukum Harus Tetap Berlanjut

Berita Terbaru