Limbah Dapur SPPG 008 Diduga Mencemari Selokan, Warga Tak Tahan Dengan Bau Menyengat

- Redaktur

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng — Keberadaan dapur SPPG Petarukan 008 dengan ID EAYQV66Z, di bawah naungan Yayasan Bela Beli Mbolang, menjadi sorotan warga Dusun Jatimulyo, Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh RotasiNews.com, dapur tersebut melayani sekitar 2.500 penerima manfaat. Dengan kapasitas pelayanan sebesar itu, pengelolaan limbah menjadi hal penting yang perlu mendapat perhatian serius agar aktivitas dapur tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Warga RT.07, RT.08, dan RT.09 RW.04 banyak yang mengeluhkan bau menyengat, yang diduga berasal dari pembuangan air limbah aktivitas dapur SPPG 008 keselokan lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga menyampaikan, bahwa kondisi selokan berubah sejak dapur SPPG beroperasi. Saat musim panas, selokan yang sebelumnya cenderung kering kini disebut selalu terdapat air dan terkadang terlihat seperti mengandung sisa minyak atau gumpalan.

Baca Juga:  Viral di Pemalang !!! Menu MBG "Dirujak" Oleh Netizen

“Setelah ada dapur, selokan selalu ada airnya dan baunya menyengat. Kadang terlihat seperti ada sisa atau gumpalan minyak,” ungkap warga sekitar, Minggu [23\8\2026].

Keluhan serupa disampaikan warga RT.09 yang memiliki usaha warung makan. Bau yang terbawa angin disebut cukup mengganggu aktivitas warga maupun usaha.

“Kalau ada angin, baunya sangat mengganggu,” timpal warga lainnya.

Sementara itu, warga RT.08 menyebut bau semakin terasa setelah subuh, ketika aktivitas memasak di dapur mulai berlangsung.

Ada Kompensasi Pembersihan Selokan

Ketua RT.09, Sudibyo, membenarkan adanya kegiatan pembersihan selokan secara berkala. Menurutnya, pihak dapur memberikan kompensasi Rp 500 ribu per bulan untuk kegiatan tersebut, dengan pelaksanaan secara bergilir antara RT.07, RT 08, dan RT.09.

Baca Juga:  Pemalang Darurat Kekeringan, Pemkab Intensifkan Droping Air Bersih ke 30 Desa Terdampak

Namun, persoalannya bukan hanya soal membersihkan selokan. Jika benar terdapat limbah dapur yang masuk ke saluran umum, maka yang harus dipastikan adalah bagaimana limbah tersebut diolah sebelum dialirkan ke lingkungan.

Ketua RW 04, Bejo, juga mengaku tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan awal pembangunan dapur MBG tersebut. Ia mengaku baru dipanggil setelah dapur berdiri. Sementara terkait proses izin lingkungan maupun persetujuan warga, dirinya mengaku tidak mengetahui secara jelas.

Jangan Menunggu Viral

Keluhan warga seharusnya tidak berhenti pada persoalan bau maupun kegiatan membersihkan selokan. BGN, Korwil/Korcam MBG Kabupaten Pemalang, Pemerintah Kecamatan Petarukan, Pemerintah Kelurahan Petarukan, Dinas Lingkungan Hidup, dan instansi terkait perlu turun langsung melakukan pemeriksaan.

Yang harus dijawab bukan sekadar siapa yang membersihkan selokan, tetapi dari mana air tersebut berasal, bagaimana pengolahan limbahnya, apakah IPAL berfungsi optimal, serta apakah air buangan telah memenuhi ketentuan sebelum masuk ke lingkungan.

Baca Juga:  Koramil 02 Taman Pantau SPPG Asemdoyong 01, Dorong MBG Berjalan Sehat dan Ramah Lingkungan

Dengan pelayanan sekitar 2.500 penerima manfaat, pengawasan terhadap pengelolaan limbah seharusnya tidak boleh dianggap sepele.

Program MBG bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, jangan sampai program yang baik justru menimbulkan persoalan lingkungan bagi warga sekitar.

Jika pengelolaan limbah SPPG Petarukan 008 memang sudah sesuai standar, pemeriksaan di lapangan tentu dapat menjadi jawaban paling jelas atas keluhan warga. Masyarakat kini menunggu bukan sekadar penjelasan, tetapi pemeriksaan dan tindakan nyata.

Hingga berita ini dinaikkan, tim RotasiNews.com mencoba menghubungi dan masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait yang berwenang.

[FN***]

Berita Terkait

Ada Brosur Beredar di Pusat BYD Jakarta, Ada Apa Sebenarnya Dibalik Itu ??
Kasus Bullying di Pemalang Telah Menyita Perhatian Nasional, Nurkholes Tegaskan Perundungan Tidak Boleh Terulang, Sistem Pendidikan Perlu Dievaluasi Segera
Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying
Program Desa Majalangu Diduga Semrawut dan Carut-marut
IPAL Beberapa SPPG di Pemalang Dipertanyakan, Limbah Jadi Persoalan Telak
Setelah Melayat Korban Perundungan di Kebondalem, Plt. Bupati Pemalang Tegaskan Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Bullying
Soal Dugaan Mesum, Warga Dusun Gombong Sambangi Balai Desa Cibuyur
Viral di Pemalang !!! Menu MBG “Dirujak” Oleh Netizen
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:52 WIB

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”

Senin, 7 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

PN Pekalongan Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Oleh Oknum Tokoh Agama, Proses Hukum Harus Tetap Berlanjut

Berita Terbaru