Setelah Melayat Korban Perundungan di Kebondalem, Plt. Bupati Pemalang Tegaskan Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Bullying

- Redaktur

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng — Pelaksana Tugas [Plt] Bupati Pemalang Nurkholes, melayat ke rumah duka, korban diduga perundungan [bullying] di Kelurahan Kebondalem pada Kamis [1\10\2026].

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Plt Kepala Dindikpora Ismun Hadiyo, Kepala Dinsos KBPP Mu’minun, serta jajaran Forkopimca.

Nurkholes menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pemalang tidak dapat mentoleransi sedikit pun tindakan bullying. Ia berharap tragedi ini menjadi kejadian terakhir dan tidak ada lagi kasus serupa yang menimpa anak-anak di Kabupaten Pemalang.

“Tadi ke sekolahan dan mendapat laporan kronologi kejadian, memang ada perselisihan antara korban dan pelaku, kemudian terjadilah pemukulan,” ungkap Nurkholes.

Saat ini, jenazah korban yang berinisial MH [Mhaq] tengah menjalani proses autopsi oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti kematiannya.

Nurkholes menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada pihak keluarga korban, sembari menunggu keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Baca Juga:  Ada Brosur Beredar di Pusat BYD Jakarta, Ada Apa Sebenarnya Dibalik Itu ??

Sementara itu, ibu korban, Diah Indriyanti [36] mengungkapkan bahwa sebelum mengembuskan napas terakhir, anaknya sempat mengeluhkan sakit luar biasa pada bagian perut akibat tindakan kekerasan. Korban pun sempat menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit.

“Dia menjawab itu setelah diperiksa sama dokter, katanya dipukul di perut, ada yang nendang pakai sepatu,” beber Diah.

Diah menceritakan, selama sembilan hari menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi fisik anaknya terus menurun. Korban mengalami gejala medis yang cukup parah hingga memicu rasa sakit hebat di sekujur tubuhnya.

Baca Juga:  HUT SMPN 2 Warungpring ke-23, Diwarnai Dengan Dugaan Jual Beli Kupon Berhadiah

“Selama sembilan hari yang sering dikeluhkan itu perut, sama seluruh badan kalau diangkat itu nangis. Korban juga sempat muntah-muntah, BAB berdarah, tak nafsu makan, serta kesulitan buang air besar,” tambah Diah.

Sebagai informasi, bahwa kasus ini, kini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk penelusuran hukum lebih lanjut.

[SM\SA.1]

Berita Terkait

Ada Brosur Beredar di Pusat BYD Jakarta, Ada Apa Sebenarnya Dibalik Itu ??
Kasus Bullying di Pemalang Telah Menyita Perhatian Nasional, Nurkholes Tegaskan Perundungan Tidak Boleh Terulang, Sistem Pendidikan Perlu Dievaluasi Segera
Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying
Program Desa Majalangu Diduga Semrawut dan Carut-marut
IPAL Beberapa SPPG di Pemalang Dipertanyakan, Limbah Jadi Persoalan Telak
Soal Dugaan Mesum, Warga Dusun Gombong Sambangi Balai Desa Cibuyur
Wisuda ITB ADIAS: Alumni Diharapkan Turut Serta Mengambangkan Potensi Pemalang
HUT SMPN 2 Warungpring ke-23, Diwarnai Dengan Dugaan Jual Beli Kupon Berhadiah
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:52 WIB

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”

Senin, 7 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

PN Pekalongan Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Oleh Oknum Tokoh Agama, Proses Hukum Harus Tetap Berlanjut

Berita Terbaru