Ribuan Warga Serbu Acara Puncak FWG

- Redaktur

Minggu, 21 September 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Ribuan warga dari berbagai wilayah tumpah ruah memadati lapangan desa Pulosari, hanya untuk menyaksikan prosesi kirab ageng banyu panguripan, yang merupakan puncak dari acara Festival Wong Gunung satu dekade yang digelar selama tiga hari berturut-turut, sabtu [20\09].

 

Prosesi kirab ageng banyu panguripan, diawali dengan kirab budaya yang dilakukan dengan berjalan kaki dari kantor Kecamatan Pulosari menuju lapangan desa yang berjarak sekitar 200 meter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kirab diikuti Bupati dan Wakil Bupati Pemalang, beserta para istri, serta jajaran Forkopimda, Forkopimcam, para Kades se-Kecamatan Pulosari, para pendekar pembawa obor dan peserta lainnya.

 

Sesampainya di lapangan [dekat panggung], dilakukan serah terima obor dari perwakilan pendekar kepada Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, untuk selanjutnya diserahkan kepada Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
Obor tersebut kemudian diletakkan pada tempat yang sudah disediakan. Selain sebagai simbol semangat masyarakat Kecamatan Pulosari yang berkobar, obor tersebut disimbolkan sebagai penerang dalam kegelapan.
Diatas panggung, acara dilanjutkan dengan launching Rencana Pembangunan Kawasan Pedesaan [RPKP], Kecamatan Pulosari yang ditandai dengan pemukulan kentongan secara serempak oleh Bupati dan Wakil Bupati beserta istri, Forkopimda, Forkopimcam, para Kades dan ditutup dengan doa.
Dalam sambutannya, Bupati Anom menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kepada Camat, Panitia dan para Kepala Desa di Kecamatan tersebut, serta semua pihak yang telah menyukseskan festival wong gunung tahun ini yang sudah bekerja keras, guyub, rukun kompak melaksanakan kegiatan festival wong gunung.
Menurut Bupati, kegiatan tersebut  menjadi bukti nyata bahwa Pemalang khususnya di Kecamatan Pulosari bisa guyub rukun  dalam melaksanakan budayanya.
Dihadapan ribuan warga yang turut menyaksikan acara tersebut, Bupati mengatakan, kegiatan festival wong gunung yang sangat membanggakan itu bukan hanya sebagai event kebudayaan semata, tapi juga sebagai event yang bersifat menggerakkan ekonomi. Ia menambahkan, event yang sudah dilaksanakan rutin setiap tahun itu merupakan dedikasi yang luar biasa dari warga di Kecamatan Pulosari.
“Tadi disebutkan MC, kita tanpa event organizer, tapi karena kita guyub rukun kita bisa melaksanakan kegiatan yang semarak ini dengan luar biasa,” tuturnya.
Selanjutnya, Bupati meminta supaya warga di Kecamatan Pulosari benar-benar dapat menjaga tali silaturahmi, menjaga lingkungan, menjaga alamnya serta budayanya. Ia menuturkan, tanpa itu semua tak ada artinya kegitan tersebut. Ia mengemukakan, bahwa landasan atau pondasinya adalah benar-benar kepada rasa keadaban kita sebagai manusia, rasa untuk ukhuwah dan bersilaturahmi dalam kegiatan sehari-hari.
“Kita bersyukur kepada Allah SWT. ini menjadi bukti bahwa kami di pemerintahan selalu bersama masyarakat sedikit demi sedikit, bahu-membahu, bekerja dengan kemampuan dan keterbatasan, tapi kami akan senantiasa menjaga kondusifitas dan juga pembangunan dengan sebaik-baiknya dan bersama-sama masyarakat menjaga kebudayaan dan alam di Kabupaten Pemalang,” ungkap Bupati.
Selanjutnya Ia berpesan bahwa Allah akan senantiasa bersama kita selama kita menjaga lingkungan alam dengan baik.
“Dengan niat suci mari sama-sama saling mengingatkan bahwa ini adalah karunia Tuhan, karunia Allah SWT yang sangat luar biasa dan selalu harus kita jaga,” tandas Bupati.
Saat mendampingi Bupati, Ketua TP PKK Noor Faizah Maenofie berharap, Kecamatan Pulosari menjadi Kecamatan yang gemah ripah loh jinawi dan diikuti oleh wilayah-wilayah di tempat lain yang ada di Kabupaten Pemalang.
Sementara itu, warga Randudongkal, Dian dan Puri mengatakan, acaranya bagus dan baru ada festival wong gunung di Kabupaten Pemalang yaitu di Desa Pulosari, dengan festival tersebut keduanya berharap acara seperti ini kedepannya harus dilestarikan dan bisa buat contoh di desa-desa lain.
[SA.1]

Baca Juga:  Bukit Tangkeban Ditanami Ratusan Tabebuya, Bupati Himbau Perangkat Desa Untuk Jaga Lingkungan 

Berita Terkait

Potensi Pemalang Jadi Tempat Pariwisata, Untuk Meningkatkan Ekonomi
Kabar Gembira!…Lomba Mancing Kubang Rau Ramai Dihadiri Tamu Dari Luar Negeri
UGM Meriahkan Festival Curug Bengkawah di Sikasur
Kirab Festival Kamir, Diharapkan Menjadi Agenda Tahunan, Untuk Sedot Wisatawan
Kopi Gurilang Ala Desa Gunungsari, Alami dan Berkelas
Tragis…!! Diduga Anak Tenggelam di Wisata Kolam Renang Raisya Lodaya 
Bukit Tangkeban Ditanami Ratusan Tabebuya, Bupati Himbau Perangkat Desa Untuk Jaga Lingkungan 
Walau Wisatawan Pantai Joko Tingkir Berkurang, Pengelola Tetap Semangat
Tag :
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Peran Penting Tim Pembina Puskesmas, Plt Bupati Pemalang Tekankan Pelayanan Yang Ramah Kepada Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Taj Yasin Kunjungi Pemalang, Peringati Hari Santri, Ajak Santri Peduli Lingkungan Sekitar dan Cegah Bullying

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pemalang Siagakan Ratusan Personel Gabungan, Demi Amankan Pilkades Serentak 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Masih Seputar Bullying di Sekolah, Pemkab Siapkan Strategi dan Langkah Pasti

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Nurkholes Beri Bantuan Jamban Kepada Warga Tasikrejo

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Nurkholes Himbau Agar Perangkat Daerah Selalu Sinergi dan Meningkatkan Kinerja Yang Berintegritas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV di Gunung Batu, TA 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Ratusan Atlet Pemalang Akan Berlaga di PORPROV Jateng, Pemkab Siap Fasilitasi Support Center

Berita Terbaru

Pemerintah

Nurkholes Beri Bantuan Jamban Kepada Warga Tasikrejo

Senin, 19 Okt 2026 - 15:17 WIB