Potensi Pemalang Jadi Tempat Pariwisata, Untuk Meningkatkan Ekonomi

- Redaktur

Sabtu, 12 September 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Pemerintah Kabupaten Pemalang mendorong pengembangan pariwisata, sebagai salah satu sektor unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian daerah. Upaya tersebut membutuhkan penguatan sumber daya manusia, pengembangan potensi wisata, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan Plt. Bupati Pemalang Nurkholes, saat memberikan arahan dan sambutan pada kegiatan Capacity Building for Tourism Awareness bertema “Sumber Daya Tangguh, Pariwisata Tumbuh” di Pendopo Dinas Pariwisata dan Kebudayaan [Disparbud] Kabupaten Pemalang, Jumat [11\9\2026].

Nurkholes berharap, keinginannya untuk memajukan pariwisata Pemalang telah tumbuh sejak lama. Menurutnya, Pemalang memiliki potensi alam, seni dan budaya yang sangat besar dan layak dikembangkan menjadi daya tarik wisata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemalang ini potensi alamnya luar biasa, potensi seniman dan budayanya juga luar biasa. Kalau saya membandingkan, Pemalang itu hampir seperti Bali. Ada pantai, ada gunung, ada sungai besar yang keindahannya juga luar biasa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Pekalongan Bertemu Dengan Plt.Bupati Pemalang, Dalam Rangka ETK

Ia memaparkan, gagasan tersebut menjadi salah satu alasan dirinya memilih pensiun dini sebagai ASN pada 2022 dan kemudian terjun dalam kontestasi politik. Menurutnya, langkah tersebut didorong oleh keinginan untuk ikut memajukan Pemalang.

“Saya maju sebagai Wakil Bupati saat itu memang hanya ingin memajukan Pemalang. Tidak ada niat lain,” tegasnya.

Nurkholes juga menyampaikan, pentingnya menentukan langkah nyata dalam membangun pariwisata Pemalang. Ia mengaku saat ini tengah mendorong sebuah event yang dapat mengkolaborasikan seni, budaya dan potensi alam Pemalang, khususnya dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pemalang.

“Kita ingin membuat satu event yang langsung mengkolaborasi budaya, seni, dan potensi alam,” himbaunya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Kementerian Pariwisata RI, Dwi Marten Yono selaku narasumber mengatakan, Pemalang memiliki keunggulan akses yang harus dimanfaatkan untuk mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga:  Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Menurutnya, keberadaan jalan tol yang dilalui jutaan orang belum otomatis membuat wisatawan berhenti dan membelanjakan uangnya di Pemalang. Karena itu, diperlukan daya tarik atau magnet wisata yang mampu membuat pengguna jalan keluar dari jalur tol dan beraktivitas di Pemalang.

“Bagaimana kalau akses Pemalang luar biasa, tinggal bagaimana nanti Pak Plt Bupati dengan tim ini membuat magnet-magnet baru sehingga orang terpaksa keluar exit tol Pemalang dan akhirnya belanja. Minimal makan siang, grombyang,” pungkasnya.

Dwi menekankan, pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada atraksi, tetapi juga harus didukung amenitas seperti hotel, restoran dan fasilitas wisata yang memadai.

Ia menilai keterbatasan akomodasi menjadi salah satu hal yang perlu segera mendapat perhatian. Menurutnya, ketika event pariwisata semakin banyak digelar dan mendatangkan wisatawan, kebutuhan terhadap hotel dan fasilitas pendukung juga akan meningkat.

Baca Juga:  Kabar Gembira!...Lomba Mancing Kubang Rau Ramai Dihadiri Tamu Dari Luar Negeri

“Kalau hanya komitmen Ketua Pokdarwis tidak akan bisa. Bupati harus komit untuk memang pariwisata menjadi sektor unggulan di Pemalang. Kerja tim, tidak bisa Pak Plt Bupati sendirian, Pak Sekda sendirian. Semua tim harus bergerak,” tandasnya.

Dwi kemudian membagikan pengalaman pengembangan pariwisata di Banyuwangi. Ia menyampaikan, keberhasilan daerah tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan melalui konsistensi penyelenggaraan event, penguatan akses, serta pembangunan amenitas secara bertahap.

Menurutnya, peningkatan aktivitas pariwisata akhirnya mampu mendorong tumbuhnya hotel-hotel baru karena adanya pasar yang terbentuk dari kunjungan wisatawan dan kegiatan event. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi Pemalang untuk mulai membangun ekosistem pariwisata secara konsisten dan terintegrasi.

“Setelah efisiensi ini harus ‘kere aktif’. Kreativitas itu enggak cukup, harus naik level sekarang,” tambahnya.

[SM\SA.1]

Berita Terkait

Kabar Gembira!…Lomba Mancing Kubang Rau Ramai Dihadiri Tamu Dari Luar Negeri
UGM Meriahkan Festival Curug Bengkawah di Sikasur
Kirab Festival Kamir, Diharapkan Menjadi Agenda Tahunan, Untuk Sedot Wisatawan
Kopi Gurilang Ala Desa Gunungsari, Alami dan Berkelas
Tragis…!! Diduga Anak Tenggelam di Wisata Kolam Renang Raisya Lodaya 
Bukit Tangkeban Ditanami Ratusan Tabebuya, Bupati Himbau Perangkat Desa Untuk Jaga Lingkungan 
Walau Wisatawan Pantai Joko Tingkir Berkurang, Pengelola Tetap Semangat
Para Pendaki Dihimbau Siapkan Perlengkapan Sebelum Mendaki
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:52 WIB

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”

Senin, 7 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

PN Pekalongan Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Oleh Oknum Tokoh Agama, Proses Hukum Harus Tetap Berlanjut

Berita Terbaru