RN, Pemalang Jateng – Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama TNI dan Polri memperkuat kesiapsiagaan pengamanan Pemilihan Kepala Desa [Pilkades] Serentak 2026. Sebanyak 726 personel gabungan disiapkan untuk memastikan pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kesiapan tersebut, ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Aman Desa 2026 yang dipimpin Pelaksana Tugas [Plt] Bupati Pemalang Nurkholes di Alun-alun Pemalang, Senin [19\10\2026].
Usai apel, Nurkholes menyampaikan, apel gelar pasukan tersebut merupakan bagian dari persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian Pilkades Serentak yang dijadwalkan pada 9 November 2026 berjalan lancar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, pengamanan melibatkan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Pemalang, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. Selain itu, organisasi perangkat daerah [OPD] juga dilibatkan dalam pemantauan guna mendukung kelancaran seluruh tahapan Pilkades.
Menurutnya, koordinasi, sinergi, dan kolaborasi antarpihak menjadi kunci penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.
Sebelum itu, dalam amanatnya, Nurkholes juga mengingatkan seluruh personel pengamanan agar menjalankan tugas dengan penuh dedikasi serta mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama bertugas.
“Kepada seluruh personel pengamanan, laksanakan tugas dengan penuh dedikasi, jaga kesehatan dan keselamatan, serta jadikan pengabdian ini sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” himbaunya.
Selanjutnya, Ia mengajak seluruh pihak untuk menyatukan langkah, memperkuat sinergi, dan meningkatkan kesiapsiagaan demi terwujudnya Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Pemalang yang aman, damai, tertib, dan demokratis.
Di tempat yang sama, Kapolres Pemalang AKBP Anggaito Hadi Prabowo, menyampaikan bahwa apel tersebut menjadi wujud kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam mendukung pengamanan Pilkades Serentak 2026.
Disampaikannya, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pemalang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah [Forkopimda], dan masyarakat telah terjalin dengan baik. Kesiapan tersebut, ditunjukkan melalui sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang telah dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan pengamanan.
Ia menambahkan, pengamanan juga akan dilakukan pada sejumlah tahapan berikutnya, mulai dari pemeriksaan kesehatan bakal calon kepala desa, pembekalan, pengambilan nomor urut, hingga tahapan lainnya. Seluruh kebutuhan pengamanan, termasuk sarana prasarana, anggaran, dan personel, telah dikoordinasikan bersama.
“Untuk pasukan dari Polres sudah kita siapkan sebanyak 453 personel, ditambah perbantuan dari TNI dan pemerintah kabupaten, sehingga totalnya mencapai 726 personel,” ungkapnya.
Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di masing-masing kecamatan dengan mempertimbangkan tingkat kerawanan wilayah. Langkah ini dilakukan agar pengamanan dapat berjalan efektif sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Kapolres berharap, seluruh rangkaian Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Pemalang berlangsung aman dan kondusif. Ia juga mengimbau, kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat [kamtibmas], serta menghindari tindakan negatif yang dapat mengganggu jalannya pemilihan.
Dalam apel tersebut, Plt Bupati Nurkholes menyematkan pin kepada perwakilan petugas dari unsur Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD], Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol PP], dan Perlindungan Masyarakat [Linmas].
Penyematan pin tersebut, menjadi simbol kesiapan personel gabungan dalam menjalankan tugas pengamanan demi mewujudkan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Pemalang yang aman, tertib dan kondusif.
[SM\SA.1]














