IMG-20171214-WA0022

Bandar Lampung – Sejak tahun 2012 lalu, Universitas Bandar Lampung (UBL) mempunyai sebuah Pusat Studi Kajian Narkoba (PSKN) yang dikomandoi oleh Dr. Zainab Ompu Jainah, S.H, M.H. Setelah itu, pada tahun 2014 PSKN membentuk sebuah organisasi mahasiswa anti narkoba sebagai bentuk dukungan dari UBL untuk program Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan satuan tugas anti narkoba khususnya di lingkungan mahasiswa.

Pada hari Selasa (12/12/2017) lalu, PSKN UBL kembali melantik 55  Organisasi Mahasiswa Anti Narkoba (OMAN) Angkatan ketiga dan Ketua yang baru yakni Dani Dwi Pamungkas. Kegiatan ini dibarengi dengan acara Seminar Daerah yang dihelat di Auditorium Pasca Sarjana UBL. Seminar tersebut bertemakan Mewujudkan Generasi Penerus Bangsa Kreatif, Inovatif dan Mandiri yang Bebas Narkoba yang diikuti oleh mahasiswa UBL dan mahasiswa yang ada di Bandar Lampung dengan mendatangkan pemateri dari para pakar praktisi narkoba seperti Kepala BNN Provinsi Lampung (Brigjen Pol Tagam Sinaga), Direktorat Narkoba Polda Lampung (Kombespol M. Abrar Tumtalanai),  dan ketua Gerakan Anti Narkoba (Granat) Provinsi Lampung (Tony Eka Chandra).

Dalam seminarnya, Ketua BNN Lampung Tagam Sinaga mengatakan bahwa mahasiswa harus menjadi motor penggerak dalam pemberantasan narkoba. “Mahasiswa yang sejatinya dianggap sebagai agen perubahan dan agent of control harus mampu menjadi motor penggerak dalam pemberantasan segala bentuk narkoba”, Ujar dia.

Sementara itu, Direktorat Narkoba Polda Lampung, M. Abrar Tumtalanai memberi apresiasi kepada UBL yang telah membentuk organisasi mahasiswa anti narkoba dan menjadi kampus pertama yang ada di Lampung yang membentuk organisasi tersebut. “Saya sangat mengapresiasikan kepada UBL yang sudah membentuk organisasi ini (OMAN) dimana dalam hal ini menjadi kampus pertama yang ada di Lampung yang membentuk OMAN”, Ucap dia. (Rep. FA / Ed. MI)

iklan