Tampilan Aplikasi Blits di OS Android : UBL bersama PPTIK-ITB resmi meluncurkan Blits kepada Pemkot Bandar Lampung, Selasa (11/4/2017). (Ilustrasi Foto. UBL Production).
Tampilan Aplikasi Blits di OS Android : UBL bersama PPTIK-ITB resmi meluncurkan Blits kepada Pemkot Bandar Lampung, Selasa (11/4/2017). (Ilustrasi Foto. UBL Production).

Pembangunan sebuah Smart Community di sebuah daerah perkotaan seperti Kota Bandar Lampung membutuhkan sebuah fondasi kuat dan mengakar sehingga mampu menciptakan karakter masyarakat yang cerdas secara berkesinambungan di daerah tersebut. Pada kesempatan ini, Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Bandar Lampung (UBL) bersama Pusat Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi (PPTIK) Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi meresmikan dan menserahterimakan Bandar Lampung Intelligent Transportation System (BLITS) kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Menyikapi sebuah pencapaian ini, Rektor UBL Dr. Ir. M. Yusuf Sulfarano Barusman, MBA., mengatakan bahwa Blits merupakan paket sistem manajemen IT Transportasi Cerdas yang berhasil diciptakan pertama kali oleh anak bangsa dalam negeri dan perdana diimplementasikan di Kota Bandar Lampung. Blits merupakan sebuah karya dari hasil pemikiran dalam sebuah Forum Grup Discussion (FGD) dan pengadaan kerja sama terkait permasalahan perhubungan di Kota Bandar Lampung setahun lalu.“Bicara sistem transportasi, permasalahannya sangat kompleks. Blits memberikan informasi dan pencarian solusi jalan raya terkait, seperti kendaraan, fasilitas pendukung hingga pengguna jalan. Teraplikasikan lewat peralatan, teknologi, dan operator sistemnya,” Imbuhnya.

Blits merupakan salah satu project IT UBL bersama PPTIK ITB, yang melibatkan peran serta dosen dan mahasiswa FIK UBL. Mendatang, UBL beserta Pemda Kota dan pihak terkait, berkomitmen untuk terus mengembangkan Blits. Sesuai perkembangan dinamika manusia.  ”Ini menandakan UBL berkontribusi mencari solusi kemacetan dan berbagai hal yang berhubungan dengan lalu lintas. Itu terkaitan sangat tinggi dari sisi inovasi, aspek sosiologis, administrasi publik, kajian hukum, manajemen hingga hak patennya. Termasuk menjawab keraguan masyarakat, terhadap dampak positif (keberadaan), alat ini diaplikasikan,” Tegasnya.

Pihak Pemerintah Kota Bandar Lampung pun sangat mengapesiasi hasil karya anak bangsa dalam negeri ini dan Walikota Bandar Lampung Drs. Herman HN., MM., berharap penggunaan sistem IT, yang bisa diakses di www.blits.id dan aplikasi mobile Android di Google Playstore dengan nama aplikasi SemutBL ini, bisa di sharing ke seluruh warga masyarakat di Kota Bandar Lampung.  (Rep. BMHK/Ed. Red)

iklan