Hj. Sri Hayati Barusman (Ketua Yayasan Administrasi Lampung) saat meresmikan Magister Ilmu Administrasi (MIA), didampingi oleh Rektor UBL, Pejabat Prov. Lampung, Guru Besar FISIP UNPAS, serta Direktur Pascasarjana UBL.
Hj. Sri Hayati Barusman (Ketua Yayasan Administrasi Lampung) saat meresmikan Magister Ilmu Administrasi (MIA), didampingi oleh Rektor UBL, Pejabat Prov. Lampung, Guru Besar FISIP UNPAD, serta Direktur Pascasarjana UBL.

Setelah Magister Manajemen (MM), Magister Hukum (MH) dan Magister Teknik (MT), kini Universitas Bandar Lampung kembali mendirikan sebuah program studi baru yakni, Magister Ilmu Administrasi (MIA).

Magister Ilmu Administrasi sendiri didirikan atas dasar menjawab kebutuhan masyarakat akan adanya ilmu dibidang administrasi untuk tingkatan yang lebih tinggi. Hj. Sri Hayati Barusman, selaku Ketua Yayasan Administrasi Lampung (YAL) menjelaskan, adanya Magister Ilmu Administrasi sendiri sudah tertata dalam program yang dimiliki oleh Yayasan Administrasi Lampung (YAL) karena sangatlah penting. “Yayasan sendiri sudah mencantumkan Magister Ilmu Administrasi ini sendiri dalam sistem pengelolaan kami. Karena ilmu administrasi sendiri sangatlah penting, segala sesuatunya harus membutuhkan administrasi dan harus melewati administrasi, sehingga kami menjawab kebutuhan tersebut”, ujarnya.

Pada peresmian Magister Ilmu Administrasi (MIA), Dr. Ir. M.Yusuf Sulfarano Barusman, M.BA., selaku Rektor Universitas Bandar Lampung menyampaikan, sesuai dengan tuntutan dunia kerja maka Universitas Bandar Lampung mendirikan Megister Ilmu Administrasi (MIA). “Magister Ilmu Administrasi sendiri akan menjadi wadah mengembangkan ilmu dibidang administrasi bagi para profesional khususnya pada bidang pemerintahan yang ada di Provinsi Lampung untuk tataran Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Magister Ilmu Adminsitrasi ini sendiri merupakan satu-satunya yang ada di Provinsi Lampung” tandasnya, Sabtu (27/9).

Magister Ilmu Administrasi sendiri diresmikan langsung oleh Ketua Yayasan Administrasi Lampung (YAL), Hj. Sri Hayati Barusman yang didampingi oleh Rektor Universitas Bandar Lampung, Direktur Eksekutif Yayasan Administrasi Lampung, para Pejabat dari Lingkungan Pemerintahan di Provinsi Lampung serta Prof. Dr. A.Kartiwa, S.H.,MA., selaku Guru Besar dari FISIP Unpad. (rep: AJ/ dok: UBL Production)

iklan