DIGULIRKAN : Melalui pengembangan beberapa cara, aplikasi Traffic Light Revolution, berupa ITS bakal digulirkan di Kota Bandar Lampung. Program produk ini efektif dan berhasil dikembangkan bersama antara FIK UBL dengan PPTIK ITB. (Dok. Foto twitter @pptikitb/BMHK UBL)
DIGULIRKAN : Melalui pengembangan beberapa cara, aplikasi Traffic Light Revolution, berupa ITS bakal digulirkan di Kota Bandar Lampung. Program produk ini efektif dan berhasil dikembangkan bersama antara FIK UBL dengan PPTIK ITB. (Dok. Foto twitter @pptikitb/BMHK UBL)

Riset Bersama yang dikerjakan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung (UBL) bersama Pusat Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menyelesaikan pengembangan produk Traffic Light Revolution di Kota Bandar Lampung salah satunya, pengembangan implementasi Bandar Lampung Intelligent Transportation System (ITS) dengan rangka inter koneksi di Ruang Area Traffic Control System (ATCS) Kota Bandar Lampung.

Dekan FIK UBL Ahmad Cucus, S.Kom., M.Kom., menjelaskan pengembangan ITS dan ATCS sudah dilakukan melalui berbagai cara. Meskipun ITS akan diterapkan di sirkulasi Traffic Light Kota Bandar Lampung tetapi, Cucus tegaskan teknologi ini mendapat respon positif pada pameran karya dan produk inovasi. Disela peringatan Dies Natalis ITB ke-58, di Aula Barat (5/3) lalu.

Tim peneliti PPTIK ITB Riki Chandra Wijaya M.T., mengatakan terbentuknya pengembangan dua komoditi produk kerjasama dikedua kampus, digunakan untuk mengatasi kemacetan di Kota Bandar Lampung.“Bahkan pengembangan kerjasama ini terekspos aplikasinya di seminar Bandar Lampung ITS auditorium pascasarjana UBL Jumat, (18/3) lalu,” Ucapnya.

Chandra menambahkan ITS dan dan ATCS salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan yang ada dan dapat menggunakan teknologi berupa sistem smart transportation. “Penggunaan teknologi dengan sistem smart transportation diibaratkan saat orang ingin beprergian ke pasar, kita bisa tahu macet atau tidak, terus disana ada parkir apa tidak,” Akunya. (Rep. BMHK/Ed. RTS)

iklan