RESMI DIBUKA : Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UBL Dr. Bambang Hartono, S.H., M.Hum., turut memberikan sambutan dan tendangan simbolik hingga foto bersama sebagai tanda resmi dibukanya, UBL Cup IX 2016, dilapangan Futsal kampus Dra. Hj. Sri Hayati Barusman, Rabu (14/12/2016) lalu. (Dok.Foto DHS/BMHK UBL).
RESMI DIBUKA : Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UBL Dr. Bambang Hartono, S.H., M.Hum., turut memberikan sambutan dan tendangan simbolik hingga foto bersama sebagai tanda resmi dibukanya, UBL Cup IX 2016, dilapangan Futsal kampus Dra. Hj. Sri Hayati Barusman, Rabu (14/12/2016) lalu. (Dok.Foto DHS/BMHK UBL).

Olahraga merupakan salah satu sarana untuk menjunjung kembali nilai persatuan dan sportivitas dikalangan mahasiswa. Pada kesempatan ini Universitas Bandar Lampung (UBL) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Futsal kembali menyelenggarakan UBL Cup IX 2016. Pertandingan ini dilangsungkan selama dua hari, tepatnya Rabu (14-12) dan Jum’at (16-12) ini di lapangan Futsal, Gedung B, Kampus Dra.Hj. Sri Hayati Barusman. Dalam pembukaannya, Rabu (14-12) lalu, turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UBL Dr. Bambang Hartono, S.H., M.Hum., Ketua Umum UKM Futsal Dimas Prastyo, Ketua Pelaksana Reynaldo Saputra, beserta para pengurus, panitia dan peserta UBL Cup IX, 2016.

Bambang menyebut adanya persatuan dan sportivitas akan menghindarkan para peserta dari perbuatan premanisme, radikalisme dan kriminalisme. “Kami atas nama UBL mengapresiasi diadakan ajang ini sebagai wadah penyaluran kreativitas termasuk menunjang intelektual ilmiah, sportivitas dan nilai tinggi kebersamaan para mahasiswa dilembaga akademik,” Imbuhnya.

Selain itu, Dosen Fakultas Hukum (FH) UBL ini menyebut kompetisi ini harus mengedepankan semangat olahraga, sambil terus mendekatkan sosialisasi pencapaian pretasi, melalui pendekatan humanistik, pada setiap penyelenggaraan kegiatan di internal kampus. “Lewat kegiatan positif ini, salurkanlah bakat positif kalian, kami (Rektorat UBL)digarda depan mendukung sepenuhnya. Kami titip nama baik UBL, jangan dicemari perbuatan negatif. Perlu diingat, jika tidak puas dengan hasil pertandingan. Dahulukan sistem rembuk melalui musyawarah-mufakat,” Pesannya.

Ditambahkan, Dimas Prastyo yang menyebut UBL Cup IX, selain menjadi agenda program kerja organisasi dan AD/ART UKM Futsal tetapi juga bentuk turnamen rutin diinternal kampus, yang dilaksanakan sejak UKM Futsal berdiri di 2011. Dia juga mengingatkan lewat UBL Cup IX para mahasiswa diharap tetap mengutamakan kuliah, dengan tidak memendam hobi dan sambil tetap menyalurkan kreativitasnya melalui wadahnya dikampus, yakni UKM.

“Diharapkan dari pertandingan ini, setiap peserta bisa mulai saling mengenal lalu menyapa, menyesuaikan diri, untuk lebih merekatkan dan menyatukan sesama kita sebagai antar sivitas akademika UBL. Ajang ini juga momentum untuk merekrut calon atlet futsal untuk dipersiapkan menjadi tim yang akan terjun di berbagai turnamen,” Jelasnya. (Rep. BMHK/Ed. AX)

iklan