Processed with VSCO

Program CSR yang di adakan oleh PLN Persero dan Universitas Bandar Lampung untuk BUMP (Badan Usaha Milik Petani) di Desa Sinar Harapan kel. Rajabasa jaya, kec. Rajabasa, Bandar Lampung Rabu (4/11) dinilai memberikan dampak positif untuk pengembangan pertanian dan usaha para petani.

Mahasiswa UBL membantu menjual produk BUMP
Mahasiswa UBL membantu menjual produk BUMP

BUMP yang hadir dalam acara ini antara Lain Gapoktan Lampung Robusta (Lampung Barat), Kelompok Ternak Maju Jaya Batang Hari (Lampung Timur) yang mengelola susu kambing segar, Peternak Bebek (Tulang Bawang), Kelompok Tani Sido Makmur, kerajinan tangan (rajutan tas) dan miniatur (Mahasiswa UBL). Dari Desa Sinar Harapan ada Komunitas Jamur dan Komunitas Ternak Sapi.

Kerajinan tangan tas rajut Mahasiswa UBL
Kerajinan tangan tas rajut Mahasiswa UBL

Dalam acara yang bertajuk “Melalui Temu Usaha Kita Tingkatkan Kemitraan yang Menguntungkan antara Pelaku Utama dan Pelaku Usaha” ini di adakan sesi lelang, baik lelang produk maupun kerjasama antara BUMP dan Perusahaan Swasta/Negeri. “Pelelangan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan produk pertanian dari bump dan membantu pemasaran produk dari BUMP” ujar Saptarini selaku Ketua Lembaga Asosiasi CSR yang memandu pelelangan.

Pelelangan produk BUMP dibantu Mahasiswa UBL
Pelelangan produk BUMP dibantu Mahasiswa UBL

Banyak perusahaan yang berminat untuk membeli produk dari BUMP seperti kopi dari Gapoktan Lampung Robusta dengan penawaran harga yang lebih tinggi dari aslinya. Selain membeli produk, perusahaan juga menawarkan untuk bekerjasama dengan BUMP. Seperti Universitas Bandar Lampung (UBL) yang menawarkan program binaan manajemen, Fakultas Pertanian Universitas Lampung menawarkan pelatihan pembinaan pertanian, Bank Lampung dan Jasa Raharja menawarkan pendanaan untuk BUMP, serta Chandra Store yang menawarkan untuk memasarkan produk-produk BUMP.

Pelelangan BUMP Gapoktan Lampung Robusta
Pelelangan produk BUMP Gapoktan Lampung Robusta

 

Pelelangan kerajinan tangan Mahasiswa UBL
Pelelangan kerajinan tangan Mahasiswa UBL

Selain itu, pemilihan tempat untuk program CSR kali ini ternyata memiliki latar belakang tersendiri, ibu Saptarini menuturkan bahwa Desa Sinar Harapan Kel. Rajabasa Jaya ini adalah salah satu desa percontohan bagi para petani “Masyarakat di Rajabasa Jaya mempunyai semangat yang tinggi dalam mengelola pertanian,tinggal bagaimana pengembangannya. Disini sudah ada Komunitas Jamur, Komunitas Peternakan Sapi, banyak juga peninggalan sejarah dan kesenian Lampung” ungkapnya. Ia juga menambahkan dalam acara progam CSR ini, PLN Persero bekerjasama dengan UBL karena UBL adalah tempat pengembangan dan pembelajaran untuk CSR. PLN mencanangkan Rajabasa Jaya sebagai Desa Wisata Organik agar wisata Lampung berkembang satu persatu.

 

MOU UBL dan BUMP untuk program binaan manajemen
MOU UBL dan BUMP untuk program binaan manajemen

BUMP berharap dengan adanya acara ini mereka bisa mudah mengembangkan pertanian dan mudah juga untuk memasarkan produk pertaniannya “Kami para petani senang diadakan acara seperti ini, jadi kami bisa mengenal perusahaan-perusahaan yang nantinya mau bekerjasama dengan kami” ujar Rusdiantoni atau kerap disapa Mang Encak, pemilik BUMP Gapoktan Lampung Robusta. (Rep: DC)

iklan