Sleeping on the job
Sumber Gambar: virtualvocations.com

Kesuksesan seseorang bukan hanya tergantung oleh kecerdasan maupun keahlian yang dimiliki, tetapi juga tergantung pada seberapa evektif ia mengatur waktu dalam hidupnya. Sering kali faktor malas-lah yang menjadikan alasan suatu pekerjaan menjadi tidak selesai. Padahal jika kita amati lebih teliti, malas hanya merupakan akibat dari suatu hal yang sebenarnya menjadi faktor tidak selesainya pekerjaan atau target. Apakah faktor utama tersebut?

Sebelum membahasnya, disarankan anda memjawab beberapa pertanyaan psikologis berikut yang disusun oleh seorang psikolog bernama Pamela Wiegartz yang akan membantu menentukan alasan mengapa seseorang sering menunda-nunda. Oleh karena itu, jika anda ingin mengetahui alasannya, harap jawab pertanyaan dibawah ini dengan sejujur-jujurnya:

  1. Saat Anda sedang mengerjakan sesuatu, apakah Anda pernah berpikir pekerjaan Anda akan gagal atau hasilnya tidak akan baik?
  2. Apakah Anda pernah membayangkan bagaimana reaksi atau perkataan orang-orang yang Anda sayangi kepada Anda jika Anda gagal?
  3. Apakah Anda percaya bahwa lebih baik tidak melakukan sebuah pekerjaan sama sekali daripada harus memulai sebuah pekerjaan dan gagal?
  4. Apakah Anda akan merasa kewalahan dengan tanggung jawab baru dan lebih besar dari yang Anda miliki sekarang jika nanti ternyata pekerjaan Anda berhasil?
  5. Apakah Ada setuju dengan pemikiran: “Jika Anda melakukan sebuah pekerjaan dengan baik dan berhasil, orang lain akan berharap lebih banyak dari yang sekarang”?
  6. Apakah Anda merasa keberhasilan dan prestasi akan membuat orang lain mengetahui jati diri dan sifat-sifat Anda yang sebenarnya? Baik itu yang baik maupun yang buruk?
  7. Apakah Anda percaya jika Anda mengerjakan sesuatu Anda harus mengerjakannya dengan sebaik dan sesempurna mungkin?
  8. Apakah Anda merasa kesulitan untuk tetap melakukan sesuatu jika keadaan sudah tidak seperti yang Anda inginkan?
  9. Apakah lebih baik bagi Anda untuk meninggalkan sebuah pekerjaan daripada mengerjakannya dengan hasil yang tidak sempurna?

Jika perlu tulislah di selembar kertas jawaban Anda diatas, mana yang Anda jawab Ya dan mana yang Anda jawab Tidak.

Bagaimana Anda menjawab pertanyaan diatas akan memberitahu alasan sebenarnya kenapa Anda suka untuk menunda sebuah pekerjaan:

  1. Jika jawaban Anda ‘Ya’ dari pertanyaan 1-3, maka alasan utama Anda menunda sebuah pekerjaan adalah rasa takut akan kegagalan. Anda tidak nyaman dengan pemikiran bahwa walaupun Anda sudah bekerja keras mengerjakan sesuatu hasilnya kemungkinan akan gagal. Karenanya Anda cendrung menghindari dan menunda sebuah pekerjaan jika mengetahui resiko kegagalan yang akan Anda dapatkan nantinya. Anda lebih memilih tidak mengerjakannya daripada mengerjakannya dan gagal.
  2. Jika jawaban Anda ‘Y’a dari pertanyaan 4-6, maka alasan utama Anda menunda pekerjaan adalah takut akan keberhasilan. Ya, percaya atau tidak, banyak orang yang tidak siap untuk berhasil, orang tersebut biasanya nyaman dengan kondisinya saat ini dan takut untuk menghadapi tantangan zaman dan ekspektasi orang lain yang berlebih terhadapnya apabila dia berhasil.
  3. Jika jawaban Anda adalah ‘Ya’ dari pertanyaan 7-9, maka alasan utama Anda menunda pekerjaan adalah rasa takut pekerjaan Anda emiliki hasil yang tidak sempurna. Anda adalah seorang perfectionist, seorang yang mendambakan kesempurnaan biasanya merasa lebih baik tidak melakukan suatu pekerjaan sama sekali daripada mendapat hasil yang tidak sempurna. Juga cenderung malas melanjutkan suatu pekerjaan apabila terdapat ‘cacat’ dalam proses pengerjaannya.

Jadi Kesimpulannya?

Kebanyakan orang menunda pekerjaannya adalah karena rasa takut, bukan rasa malas. Adapun rasa malas yang muncul tetaplah seringkali didasari oleh rasa takut, terutama ketakutan akan ketiga hal yang disebutkan diatas + rasa takut menjadi capek dan tertekan akibat melakukan suatu proses pekerjaan. Oleh karena itu, untuk mebanggulangi hal tersebut, mulailah dengan menumbuhkan rasa percaya diri dalam menyelesaikan pekerjaan. Serta tetaplah antisipasi pada beberapa kemungkinan terburuk, namun jangan sampai menjadi paranoid akan hal tersebut.

Lebih lanjut:

luqmanbayasut.com

iklan