httpfamily.fimelacom

Teori behavioral, memang sudah tidak asing lagi didengar. Apalagi bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi. Teori behavioral ini merupakan teori pembelajaran yang menekankan pada hasil belajar yang tidak memperhatikan pada proses berpikirnya seseorang. Disamping itu teori ini juga memandang belajar sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi berdasarkan paradigma Stimulus-Respon yaitu dorongan, rangsangan, respon, serta penguatan.

Teori Behavior merupakan sebuah teori yang dicetuskan oleh Gage dan Berliner tentang perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. Teori Behaviorisme merupakan salah satu teori yang lahir pada akhir abad 19 dan awal abad 20. Kemudian teori ini berkembang menjadi aliran psikologi belajar yang berpengaruh terhadap pengembangan teori pendidikan dan pembelajaran.

Setiap teori pasti memiliki kelebihan dan kelemahan. Kelebihan dari teori ini yaitu teori ini cocok diterapkan untuk melatih anak-anak yang masih membutuhkan dominasi peran orang dewasa dan teori ini juga membiasakan guru/dosen untuk bersikap jeli dan peka pada situasi dan kondisi belajar. Sedangkan kelemahan dari teori ini adalah proses pembelajaran berpusat pada guru/dosen dan mahasiswa hanya mendengarkan penjelasan dan menghapal saja sehingga siswa menjadi tidak aktif dan tidak dapat berkembang. Teori ini digunakan disetiap jenjang pendidikan untuk melaksanakan proses pembelajaran dari dulu sampai sekarang.

Sebagai contoh, disini kita ambil dari kebiasaan kita sehari-hari terutama pada lingkungan sekitar. Sebenarnya teori behaviorisme ini sudah diaplikasikan oleh orang tua kita. Pada saat seorang anak berumur 1 tahun, anak tersebut akan diajarkan bagaimana cara berjalan yang benar. Seorang anak yang masih berumur 1 tahun hanya berpusat pada apa yang diajarkan oleh orang tuanya, anak tersebut tidak dapat berfikir prosesnya bagaiamana tapi hasil dari apa yang dilihat seperti apa.

Jadi, pentingnya teori behavioral ini dapat menjadi landasan dalam penerapan materi pembelajaran yang bersifat pembentukan kepribadian, memberi dorongan kepada seseorang agar menjadi manusia yang bebas tidak terikat oleh pendapat orang lain, mengetahui berbagai macam perilaku atau ciri-ciri seseorang dan menemukan cara-cara untuk menyikapinya dan yang terpenting dapat mengoptimalkan potensi masing-masing seseoran. (MI/ed:DN)

 

iklan