ukmimiladPeringatan Tahun Baru Islam 1438 Hijriyah tepatnya pada Minggu (2-10) lalu dijadikan momen penting bagi Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Alhidayah Universitas Bandar Lampung (UBL) untuk memperdalam kajian keislaman kepada para mahasiswa baru melalui metode pembelajaran lewat pengembangan minat mahasiswa melalui kegiatan Tatsqif atau tsaqafiyah 2016.

Panitia Pelaksana Tatsqif 2016, Ana Istiqomah berujar kegiatan pengembangan minat mahasiswaan itu dilaksanakan di semester ganjil 2016 bersama para maba angakatan 2016 dengan tema ahamiyatu tarbiyah Islamiah atau pentingnya pendidikan Islam.

“Kita mengundang pemateri yakni Ustadz Nurul Hidayat seorang pemuka agama sekaligus akademisi, praktisi dan pemerhati sosial yang mendalami kajian itu di Lampung. Insya Allah setiap pemaparan materi (bermanfat) ini dapat ditransfer penuh oleh para peserta,” Ucapnya.

Untuk kegiatan Tatsqif 2016 dilangsungkan di Gedung F, Kampus Drs. H. RM. Barusman, pada Rabu (28-9) yang lalu. Acara itu dihadiri hampir 50 orang. Terdiri tidak hanya para maba tetapi juga pengurus dan panitia ikhwan (putra) maupun akhwat (putri) dari UKMI Alhidayah UBL.

“Pendidikan dalam pandangan Islam merupakan upaya sadar, terstruktur, serta tertata rapih dan yang terpenting menegakkan kejujuran. Tidak hanya mengeksplorasi tentang kajian pendidikan Islam. Dalam tatsqif juga mendalami materi dan praktek menyangkut jiwa kepemimpinan. Dalam Islam, kepemimpinan itu biasa dikenal dengan istilah imarah, riasah, atau qiyadah itu,” Ujar Ana lagi.

Ketua Umum UKMI Alhidayah Iswanto menambahkan tujuan dari diadakannya Tatsqif yakni untuk lebih mendalami rasa dalam menerapkan cinta sejati pada islam. Terkait tema yang diangkat kali ini bertujuan mendalami pentingnya pendidikan islam yang disinergiskan dengan budaya islam. Apalagi penerapan keduanya saat ini sangat jauh dengan kehidupan sehari-hari umat Islam sendiri.

Selain itu, terkait pemaparan materi tarbiyah. Iswanto merangkum Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin tidak terpaku dalam dimensi waktu, kasih sayang tidak hanya dalam satu hari saja, tetapi setiap saat setiap waktu, dan konteks dari cinta secara menyeluruh, dan cinta yang hakiki adalah cinta kepada Allah SWT.

“Tatsqif merupakan bagian proses pembinaan aktivis dakwah kampus berkesinambungan, sebagai upaya peningkatan tsaqafah Islamiyah melalui aktivis dakwah kampus. Kegiatan Tasqif rutin dilaksanakan dan bergantian materi pendalammnya. Selain menimba ilmu dan kaya manfaat pengalaman, kegiatan ini menguatkan tali silaturahim antar pengurus dengan para maba,”ucapnya.

Tak lupa, Iswanto membawakan pesan Pembina UKMI AL-Hidayah UBL, Drs.Baharudin, M.H., yang menyebut peran UKM Alhidayah sebagai kelompok mahasiswa yang berperan dalam melakukan kegiatan keagamaan Islam. Tatsqif bertujuan memperkenalkan pendidikan karakter UKMI yang mengedepankan iman, taqwa, menyayangi, empati, kesabaran, disiplin, cinta ligkungan, ketabahan hingga kejujuran. (Rep. BMHK/Ed. AX)

iklan