MERIAH : Pelaksanaan LDM-SD PSKP UBL 2017 berlangsung meriah di Aula F, Kampus A Drs. H. RM. Barusman UBL, yang dihelat Selasa- Rabu (25-26/4/2017). (Dok. Foto PSKP UBL/BMHK UBL).
MERIAH : Pelaksanaan LDM-SD PSKP UBL 2017 berlangsung meriah di Aula F, Kampus A Drs. H. RM. Barusman UBL, yang dihelat Selasa- Rabu (25-26/4/2017). (Dok. Foto PSKP UBL/BMHK UBL).

Lomba Debat Mahasiswa-Science Debate (LDM-SD) UBL 2017 yang diinisiasi Pusat Studi Konstitusi dan Perundang-undangan Universitas Bandar Lampung akhirnya resmi terselenggara di Aula F, Kampus Drs. H. RM. Barusman, pada Selasa (25/4) lalu.

Ketua PSKP UBL, Rifandy Ritonga, S.H., M.H., menegaskan fungsi sebagai pusat studi yang dimiliki Fakultas Hukum (FH) UBL, pihaknya terpanggil mengadakan LDM-SD sebagai wadah pengimplementasian lomba debat resmi, bagi para mahasiswa ditingkat regional universitas. “Harapan kegiatan ini, para mahasiswa semakin terbuka cakrawala dan pemikiran kritisnya, tentang permasalahan sosial, budaya, perekonomian, hukum dan politik. Hal itu tertuang pula dalam pemaparan materi lomba debat ini,” Terangnya.

Secara teknis, Ketua Panitia Robinson menambahkan peserta harus menguasai materi dalam berbagai aspek pembahasan.“Buat terjun diajang ini, mereka (harus mampu menganalisis (berfikir) lebih dari satu aspek, bahkan semua.  Itu sesuai tujuan mahasiswa berkuliah, mengetahui banyak pengetahuan, meskpun spesifikasi (keilmuan) sesuai fakultas dan prodi masing-masing,” Ucapnya.

Dekan FH Dr Erlina B, S.H., M.H. sangat mengapresiasi diadakannya LDM-SD PSKP UBL 2017. Erlina mengaku kegiatan ini membuat mahasiswa lebih kritis dan peduli. Hal itu sesuai tema mosi lomba persesi, yang hits dimasyarakat. “Dengan banyaknya isu (dibahas), yang dikaji dalam mosi. Tidak hanya akan melahirkan serunya perdebatan (pro dan kontra), tapi mampu melahirkan solusi yang membawa kemanfaatan bagi banyak pihak,” Katanya. (Rep. BMHK/Ed. RTS)

iklan