Sebagai seorang mahasiswa tentu mempunyai beban kuliah yang begitu berat. Banyak dari teman-temanku yang cerita tentang kesusahannya dalam membagi waktu untuk praktikum, kuliah, mengerjakan tugas, dan menyelesaikan laporan. Itulah sekelumet aktivitas mahasiswa science yang kalau tidak dimanagemant dengan baik, maka akan putus ditengah jalan. Namun berbeda dengan ku. Aku adalah mahasiswa science yang aktivitasnya sedikit berbeda dengan teman-temanku. Disamping aku punya tanggung jawab sebagai mahasiswa, dan harus menyelesaikan semua tugas sebagai mahasiswa, aku juga aktif di beberapa organisasi dan mempunyai sebuah usaha yang ku dirikan bersama teman-teman sejak kuliah. Usaha itu berjalan selama 3 tahun, waktu yang cukup untuk aku tau seluk beluk membuat bisnis. Sejak itupun aku sudah merasa mantap untuk mendirikan beberapa bidang bisnis sebagai profesiutamaku. Namun takdir berkata lain, aku dipertemukan dengan profesi yang lebih membanggakan, yaitu guru.

Dulu aku termasuk orang yang meremehkan profesi guru dan menganggap guru adalah profesi pilihan terakhir. Karena dulu memang aku belum menemukan makna guru yang sebenarnya. Sejak kecil aku tidak pernah punya cita-cita menjadi guru. Aku lebih memilih profesi lain daripada guru. Namun keberadaan SGI (Sekolah Guru Indonesia-Dompet Du’afa) mengubah mindsite ku tentang guru. Guru menurutku profesi yang sangat membanggakan buatku. Bagaimana tidak, Indonesia terlahir karena jasa para guru. Guru adalah orang yang diteladani dan dimuliakan karena jasa dan ilmunya. Sungguh sangat ironis jika profesi ini dikucilkan banyak orang.

Kalau kita lihat pada masa perjuangan pendidikan dinegara kita, terutama pada saat proklamasi kemerdekaan. Yang paling berjasa pada saat itu adalah guru. Sebuah kata bijak mengatakan bahwa ‘Kalau ingin melihat kualitas suatu bangsa, lihatlah kualitas gurunya’ , artinya bahwa keberadaan guru disini sangat menentukan kualitas suatu bangsa, dan kualitas suatu bangsa bisa dilihat dari mutu. Peningktan mutu bermuara pada satu musalah utama, yaitu pendidikan. Pendidikan tidak bisa terlepas dari peran guru. Guru merupakan ujung tombak proses pendidikan. Untuk mewujudkan kualitas suatu bangsa, guru mempunyai tiga fungsi, yaitu guru sebagai pengajar, guru sebagai pendidik, dan guru sebagai pemimpin.

Pertama guru sebagai pengajar, dalam konsep pertama guru pengajar adalah guru yang hanya mentransformasi pengetahuan yang dimilikinya kepada siswa sehingga pada batasan ini hanya pada tataran transfer of knowlegde. Kedua adalah guru sebagai pendidik, bila dibandingkan pada katagori pertama karakter guru dalam tataran ini tidak hanya sebatas pada transfer of knowledge tapi juga transfer of value, penanaman nilai kepada siswa menjadi aspek penting karena pengetahuan tidak akan seimbang bila sikap arif dalam diri terkebiri, dan karakter yang terakhir yaitu guru sebagai pemimpin merupakan guru tidak hanya dapat melakukan pengajaran dan pendidikan tapi juga dapat menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan dapat berkomunikasi dengan orang tua sebagai bentuk tanggung jawabnya.

Tentunya kita sebagai sebagai seorang muslim pasti butuh bekal yang cukup banyak untuk hidup yang hakiki kelak di akhirat.kebahagiaan dunia dan akhirat ada pada profesi guru. Selain mendapat penghargaan di dunia, guru juga mendapat balasan kelak diakhirat. Karena guru merupakan pengemban amanah para nabi dan orang-orang soleh. Orang yang mengikuti jejak langkah para nabi dan orang-orang soleh tidak lain balasannya adalah syurga.

Banggalah kita yang sekarang menjadi guru, sebagai pewaris para nabi dan diberikan ilmu oleh sang pemberi ilmu. Itulah beberapa alasan kenapa sekarang aku bangga menjadi guru, memilih guru sebagai profesi utama. Karena sebenarnya tanpa kita sadari, setiap hari kita adalah guru, yang membedakan adalah kita berada dalam system atau tidak, dan guru menurutku adalah profesi terbaik. Allah pun telah berjanji dalam kitabnya akan mengangkat derajat yang beriman dan orang-orang yang berilmu.

Aku berharap semoga Allah selalu membimbingku dan semua guru, menjadi guru sebagai profesi terbaik dan jalan untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

 

KOMPASIANA  13 January 2013 | 06:14 | Taufik Abdullah

iklan