KIPRAH NYATA : Akademisi UBL Dr. Zulfi Diane Zaini, S.H., M.H., (hijab abu-abu dan batik cokelat) melanjutkan kiprah nyatanya dimasyarakat dengan ditunjuk sebagai penasehat ahli dalam permasalahan BUMD di PT. Waykanan Makmur di Kabupaten Way Kanan. (Dok. Foto BMHK UBL).
KIPRAH NYATA : Akademisi UBL Dr. Zulfi Diane Zaini, S.H., M.H., (hijab abu-abu dan batik cokelat) melanjutkan kiprah nyatanya dimasyarakat dengan membantu restrukturisasi BUMD PT. Waykanan Makmur di Kabupaten Way Kanan. (Dok. Foto BMHK UBL).

Bandarlampung – Akademisi Universitas Bandar Lampung (UBL) rutin berperan aktif dan berpartisipasi dalam menjalankan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian dimasyarakat. Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan menggandeng Universitas Bandar Lampung (UBL) untuk melakukan Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk membina dan membangun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Waykanan, Senin (26/02/2018) lalu. Bentuk implementasi pembinaan dan pembangunan BUMD milik Kabupaten Waykanan dilakukan dengan mengangkat Akademisi Fakultas Hukum UBL, Dr. Zulfi Diane Zaini, S.H., M.H., sebagai penasehat ahli dalam permasalahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Way Kanan Makmur.

Dr. Zulfi Diane Zaini, S.H., M.H sekaligus  Ketua Pusat Studi Hukum Perbankan (PSHP) UBL mengatakan bahwa PT. Way Kanan Makmur mengalami permasalahan sejak tahun 2014 lalu. Hal ini dikarenakan, Direksi PT. Way Kanan Makmur sudah tidak pernah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), kegiatan dalam BUMD ini juga sudah lama berhenti, serta nilai aset mengalami penurunan. Ia pun menambahkan Wakil Bupati Way Kanan Dr. Edward Antony, M.M., sempat menyarankan untuk menutup PT. Way Kanan Makmur. “Saya menyarankan untuk restrukturisasi perusahaan dengan langkah pertama melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) luar biasa. Dalam hal ini Pemkab Way Kanan dapat mengajukan RUPS luar biasa karena merupakan pemegang saham terbesar di PT. Way Kanan Makmur ini dan alhamdulillah semua pihak menyetujuinya” Ungkapnya.

Diane menegaskan bahwa dirinya akan terus mendampingi PT. Way Kanan Makmur dalam proses restrukturisasi perusahaan hingga BUMD ini kembali beroperasi dengan baik. Kerjasama ini merupakan bentuk timbal balik dilaksanakannya penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan UBL dengan Pemkab Way Kanan tahun lalu. “Saya berharap jika BUMD ini sudah sehat dan bekerja secara maksimal lagi BUMD ini akan memberikan kontribusi pendapatan daerah untuk Pemkab Way Kanan dan dapat merekrut banyak karyawan” Tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Diane turut membawa pesan Wakil Bupati Way Kanan, Dr. Edward Antony, M.M.,  yang mengapresiasi peran akademisi ubl terutama kontribusinya untuk melakukan  restrukturisasi PT. Way Kanan Makmur. “Mereka (Pemkab) mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada sivitas akademika UBL karena telah menciptakan langkah yang nyata dari kelanjutan MOU ini sebelumnya. Kami berharap kontribusi ini dapat berguna dan bermanfaat dalam membangun potensi daerah kami,” Harapnya.

Ditutup, Rektor UBL Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, MBA  yang turut mengapresiasi terlaksananya implementasi MOU itu dengan baik. “Hal ini menjadi langkah dan terobosan kami (UBL) yang selalu menjalankan visi dan misi kampus sesuai implementasi tridarma perguruan tinggi yang salah satunya mensinergikan dan menselaraskan fungsi serta kinerja kalangan akademisi kami dengan agenda pemerintah daerah setempat,”Pungkasnya. (BMHK-UBL)

iklan