ukmiublUnit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Alhidayah UBL membuka posko penggalangan dana kemanusiaan di Gazebo Taman Gold Star, Kampus Drs H. RM. Barusman. Kegiatan ini merupakan wujud keperdulian para mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) untuk membantu meringankan beban para korban banjir bandang disertai longsor di Kabupaten Garut dan Sumedang Provinsi Jawa Barat.

Ketua Umum UKMI Alhidayah UBL, Iswanto menerangkan posko penggalangan ini berangkat dari bentuk keprihatinan terhadap kemalangan diterima para korban bencana dikedua wilayah tersebut. Bentuk nyatanya berupa dana bantuan dari seluruh komponen bangsa, tidak terkecuali UBL.

“Kita bisa lihat, dengar dan baca diberbagai media, dari bencana ini banyak korban. Selain materiil, kehilangan nyawa dan keluarga juga dialami para korban. Tanpa diminta pun,kami tergugah untuk menggalang dana, bagi mereka. Bagi kami meskipun tiap langkah dinilai kecil, Insya Allah bermanfaat dan dasar utama kegiatan ini,”Ucapnya.

Iswanto menambahkan bahwa setiap dana yang digalang para panitia akan diserahkan ke Lembaga Kemanusiaan Nasional-Pos Keadilan Peduli Ummah (PKPU) Provinsi Lampung. Kerjasama ini terbentuk tidak hanya pada penggalangan dana tiap terjadi bencana tetapi juga dalam penyaluran dana kemalangan masyarakat.

“Dana kita itu disalurkan ke lembaga zakat itu, jadi nggak ada kesalahan persepsi negatif dan kesalahpahaman orang terkait tata cara dan tempat penstransferan dana kemanusiaan ini. Kegiatan ini ada bukti legalitasnya, soalnya lembaga itu yang mendistribusikan bantuan kita ketitik-titik lokasi bencana (longsor) Sumedang dan Garut,” Paparnya.

Selain membuka posko, pihaknya juga akan berkeliling mengedarkan sumbangan ke setiap tempat di UBL termasuk telah meletakkan kotak penggalangan dana ditiga titik strategis yakni kantin, gedung UKM, dan masjid dikampus A.

Panitia Posko Penggalangan Dana UKMI Alhidayah UBL Handi Sasmiko menambahkan pihaknya sejauh ini masih menggalang dana tetapi tidak menutup kemungkinan ada wujud penggalangan lain seperti pakaian layak pakai, pangan sembako sampai alat-alat keperluan sekolah.

“Kami berharap kegiatan seterusnya ini direspon pihak sponsor dan kaum dermawan. Kami mau menggalangnya secara bersama supaya dari penggalangan sampai distribusinya tidak sulit,” Imbuhnya.

Selain itu, Handi menegaskan agar gaung penggalangan kemanusiaan kian terasa. UKMI Alhidayah UBL juga berniat untuk menggandeng UKM lain, BEM universitas dan fakultas termasuk berbagai stakeholder dikalangan internal UBL dan juga mengekspos kegiatan ini diberbagai media sosial UKMI Alhidayah UBL.

“Kita harap ada bentuk penggugahaan massal, untuk tertarik ikut menggalang dana juga. Sehingga tiap hal yang dilakukan bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat,”tuturnya.

Tak lupa, Kepala Biro Pembinaan Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni (BPKHA) UBL Dra. Yulfriwini, M.T. ikut menjelaskan terbentuknya posko penggalangan dana UKMI Alhidayah UBL setelah melalui proses konsultasi dan konsolidasi ke pihak BPKHA. ”Kita izinkan diikuti sehingga keluar surat izin dari Biro Administrasi Umum. Alhamdulilah, sejak dibuka posko ini direspon baik sivitas akademika UBL tetapi kami juga tekankan ke mereka (panitia) agar posko ini diketahui publik, tidak hanya dikampus termasuk mencari lembaga penyaluran dana yang jelas. Mahasiswa dan masyarakat hanya perlu kejelasan (penyaluran) dananya,” Pungkasnya. (Rep. BMHK/Ed. AX)

iklan