BELAJAR LANGSUNG : Para mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UBL belajar langsung kegiatan jurnalistik, khususnya opini publik di kantor redaksi Jejamo.com, Senin (05/06/2017). (Dok. Foto Net/BMHK UBL).
BELAJAR LANGSUNG : Para mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UBL belajar langsung kegiatan jurnalistik, khususnya opini publik di kantor redaksi Jejamo.com, Senin (05/06/2017). (Dok. Foto Net/BMHK UBL).

BANDAR LAMPUNG (Rotasinews.com): Mahasiswa-mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bandar Lampung (UBL) angkatan 2013 dan 2014 mengaplikasikan mata kuliah Opini Publik di Kantor Redaksi Jejamo.com, Senin (05/06/2017) lalu. Kunjungan ke kantor redaksi Jejamo.com menjadi langkah pendalaman materi terhadap implementasi kinerja jurnalistik secara professional mengkaji seputar ilmu jurnlisme dan opini publik khususnya pemberitaan media online di Povinsi Lampung.

Kunjungan kali ini didampingi dosen pengampu mata kuliah Opini Publik Sri Wahyuni, S.TP., dan disambut Pemimpin Redaksi Jejamo.com Adian Saputra, S.E. Menurut Sri Wahyuni kunjungan belajar ke kantor media massa karena ingin memperkenalkan langsung wawasan, pengetahuan dan kegiatan jurnalistik khususnya opini publik yang merupakan bagian dari perkuliahan ilmu komunikasi, yaitu mengkaji teori-praktek pendapat masyarakat yang bernilai dan beracuan jurnalistik.

Pada kesempatan ini, menurut Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UBL Prof. Dr. Khomsahrial Romli, M.Si., dalam berbagai kesempatan menjelaskan kunjungan tersebut merupakan bagian dari tugas mahasiswa untuk memperdalam materi dalam menyelesaikan Mata Kuliah Opini Publik. Dalam kesempatan itu, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UBL itu meminta para peserta memanfaatkan kegiatan ini dengan baik.“Hasil kunjungan ini akan diikuti dengan penulisan karya tulis kuliah. Mekanisme yang dilakukan oleh mahasiswa dengan melakukan observasi dan wawancara bersama pihak terkait. Pengumpulan data yang dilakukan mahasiswa untuk mendukung penyelesaian tugas yang diberikan,” Katanya.

Dalam pemaparannya, Pemimpin Redaksi Jejamo.com Adian Saputra, S.E.,mengatakan dampak tertinggi pemberitaan jurnalistik ialah mampu mempengaruhi kebijakan publik, berkenaan dengan informasi yang diperoleh.  Untuk itu, media massa khususnya media online dituntut untuk mampu  menghadirkan karya yang baik dan berkelas. “Dengan kunjungan para mahasiswa (Ilmu Komunikasi) ini. Kami ingin mengenalkan dan menjadikan publik agar mampu berperan sebagai citizen journalism, yang mampu menulis dan melaporkan setiap kejadian dan fenomena masyarakat sebagai artikel jurnalistik yang sarat inspirasi dan motivasi,” Terangnya. (Rep. BMHK/Ed. RTS)

iklan