PENGUKUHAN : Mahasiswa Prodi Arsitektur FT UBL, angkatan 2014, Ahmad Fauzan Rinzani (tiga dari kiri) mendapat piala dan pengukuhkan sebagai juara I Lomba Inovasi Desain Ornamen Masjid Khas Pringsewu 2017 dari Bupati Pringsewu Hi. Sujadi Saddat, beberapa waktu lalu. (Dok. Foto BMHK UBL- Ahmad Fauzan Rinzani).
PENGUKUHAN : Mahasiswa Prodi Arsitektur FT UBL, angkatan 2014, Ahmad Fauzan Rinzani (tiga dari kiri berpakaian hitam dan celana cream) mendapat piala dan pengukuhkan sebagai juara I Lomba Inovasi Desain Ornamen Masjid Khas Pringsewu 2017 dari Bupati Pringsewu Hi. Sujadi Saddat (empat dari kanan) beberapa waktu lalu. (Dok. Foto BMHK UBL- Ahmad Fauzan Rinzani).

BANDARLAMPUNG –  Kiprah mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) dalam mengembangkan bakat akademiknya berbuah prestasi. Seperti dilakukan mahasiswa Program Studi (Prodi) Arsitektur, Fakutas Teknik (FT) UBL Ahmad Fauzan Rinzani yang baru saja dinobatkan juara I L lomba Inovasi Desain Ornamen Masjid Khas Pringsewu 2017 yang diadakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pringsewu. Kemenangan ini dilalui melalui berbagai tahap mulai tahap kualifikasi pada Sabtu (25/11/2017) dan Rabu (13/12/2017) dan tahap final dilaksanakan di Hotel Balong Kuring Pringsewu, Selasa (19/12/2017) lalu. Kemenangan sayembara desain masjid ini, Fauzan mengutamakan ornamen tradisional Lampung sebagai kekayaan khas khasanah daerah yang tertuang dalam konsep karya masjidnya sehingga penting untuk menambah nilai estetika dan keindahan bangunan sekaligus juga memiliki tujuan mulia memperkenalkan karya seni sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.

Fauzan menjelaskan tidak menyangka bisa menjadi juara I setelah menyelesaikan beberapa tahapan lomba dari tahap penyisihan, lanjut babak penyaringan hingga masuk grand final. Sayembara kali ini diikuti puluhan peserta yang ikut dalam ajang ini dari terdapat kalangan akademisi, profesional maupun umum. “Saya ikut lomba ini dengan semangat nothing to loss (tanpa beban), tapi tetap termotivasi menampilkan karya terbaik. Setelah (lolos) penyaringan dilakukan pada 25 November dan 13 Desember (2017) lalu, Alhamdulillah karya saya selalu bisa mendapatkan penilaian maksimal dan terus melaju kebabak-babak selanjutnya, sampai menjadi juara,”Jelasnsya

Fauzan menuturkan kunci suksesnya menjadi juara di ajang tersebut adalah dari konsepnya membangun desain mesjid yang tidak hanya ramah tapi juga indah sebagai tempat peribadatan. “Saya tetap mengikuti aturan main kompetisi dengan mengutamakan dua nilai utama. Sesuai arahan dosen pembimbing dan dari beberapa tugas yang banyak mencoba mengaplikasikan berbagai bangunan, yang tidak hanya aman, dan nyaman, tetapi juga memuat sebuah karya seni bernilai tinggi,”Terangnya.

Menyikapi prestasi salah satu mahasiswanya tersebut, Kepala Program Studi Arsitektur UBL  Ir. Tjetjeng Sofjan Surdjana, M.T., mewakili Dekan FT UBL Ir. Juniardi, M.T., menyebut keberhasilan ini fakta bahwa pihaknya sukses menjalankan langkah program kerja akademik dalam mendorong dan mengembangkan prestasi mahasiswa. Hal senada pun diungkapkan Kepala Bappeda Pringsewu Relawan, S.E., menyambut baik antusiasme peserta dari berbagai kalangan, termasuk sivitas akademika perguruan tinggi seperti UBL. “Kabupaten Pringsewu sebagai wilayah heterogen terdiri dari banyak ragam seni, adat dan budaya daerah yang sama-sama maju dan berkembang mengiringi budaya asli setempat selanjutnya hasil karya Ahmad Fauzan Rinzani sebagai pemenang dalam lomba desain ini bisa diaplikasikan pada bangunan masjid di seluruh Pringsewu,” Tukasnya. (Rep. BMHK/Ed. RTS)

iklan