BUKTI PRESTASI : Mahasiswi beasiswa angkatan 2016 FISIP UBL, Dinda Prawisdi Putri membuktikan diri terus berprestasi dibidang olahraga Inline Roller Skate. Setelah berhasil meraih dua medali didua kategori di kejuaraan JSS 2016, di Mall Jiwo Walk Sahid Hotel, Jogjakarta, 21-23 Oktober yang lalu. (Dok. Foto Dinda Prawisdi Putri/BMHK UBL).

Langkah gemilang mahasiswi beasiswa angkatan 2016 Universitas Bandar Lampung (UBL), Dinda Prawisdi Putri dibidang olahraga Inline Roller Skate terus meraih prestasi. Kali ini, dara kelahiran Bandar Lampung, 10 April 1998 ini berhasil menjadi satu-satunya atlet UBL dan salah satu atlet Lampung yang meraih dua medali didua kategori di kejuaraan nasional (Kejurnas) Yogyakarta Slalom Series (JSS) 2016, bertempat di Mall Jiwo Walk Sahid Hotel Sabtu (1-10) hingga Minggu (23-10) Oktober yang lalu.

Dinda berhasil menyabet dua medali terdiri satu medali (juara II) perunggu kategori Speed Slalom Senior Women dan satu medali perak perunggu (juara III) kategori Battle Slide Senior Women. Selain itu, diajang eksebisi dia juga terjun dikategori line roller skate fun tracking tingkat umum.

Anak tunggal pasangan Prawisdi dan Wisdiarti ini menegaskan keberhasilannya ini diraih dikejuaraan nasional (Kejurnas) Skate Cross Competition Series yang diikuiti 283 peserta dari 28 klub Inline Rollerskate se-Indonesia. “Untuk Lampung, diikuti 6 klub, saya dari Komunitas Inline Roller Skater Raiders Lampung yang menurunkan dua atlet. Dari 283 atlet itu, umumnya ikut ditiap kategoristik (penguasaan) lomba. Karena tiap atlet ada spesifikasi lombanya sendiri, yang harus ditekunin banget (tiap kategori)sebagai keunggulan meraih medali,” Ungkapnya, Jumat (4/11/2016).

Diakui, mahasiswi Fisip UBL ini keterlibatan di JSS menjadi ajang ke-empat kalinya. Selama keikutsertaan, Dinda mengakui prestasinya terus melonjak. Pasalnya, prestasi itu meneruskan rekor menyumbang medali ditingkat junior, dapat diteruskan ditingkat senior.“Kalau (jumlah) medali, sifatnya mempertahankan,tapi dari sisi kualitas, kelas dan pemeringkatan ada peningkatan,”Akunya.

Dengan pencapaian prestasi ini, Dinda ingin menggugah atensi Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI, Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) Roller Blade/Skate hingga Perguruan Tinggi untuk bersama-sama mengembangkan cabor Roller Blade/Skate ini. Baginya, keberhasilan dirinya bersama para atlet dikejuaraan JSS 2016 berdampak menambah kepercayaan diri atlet. Termasuk membawa nama baik pribadi, daerah, keluarga maupun perguruan tingginya.“Kedepan, perlu ada regenerasi dengan pembibitan sampai penambahan atlet,” Harapnya.

Terkait perkembang di UBL. Meski sebagai cabor olahraga ekstrim, Dinda mengaku kini mulai muncul antuasiasme para mahasiswa kampus ‘solution for present and future’ ini dalam mempelajari inline rollerskate. Itu setelah Dinda rutin mensosialisasikan cabor ini, dikalangan para mahasiswa.

Tak lupa, Dinda menyampaikan pesan Kepala BPKHA UBL Dra. Yulfriwini, M.T yang tidak hanya mengapresiasi prestasi diberbagai kejuaraan, yang diraih salah satu mahasiswa beasiswa jalur prestasi non akademik ini. Kedepan, Yulfriwini berharap Dinda dapat mencetak bibit mahasiswa dan atlet berprestasi dari inline rollerskate dilingkup kampus UBL. (Rep. BMHK/Ed. AX)

iklan