MEMBENTUK : Dengan resmi dilantiknya Alam Satria Kenali, beserta 24 orang badan pengurus MCC UBL 2017-2018 di Aula Gedung F, Kampus Drs. H. RM. Barusman UBL, Jumat (19/5), diharapkan dapat membentuk calon akademisi maupun praktisi pengadilan FH UBL berkualitas. (Dok. Foto UBL Production-BMHK UBL)
MEMBENTUK : Dengan resmi dilantiknya Alam Satria Kenali, beserta 24 orang badan pengurus MCC UBL 2017-2018 di Aula Gedung F, Kampus Drs. H. RM. Barusman UBL, Jumat (19/5), diharapkan dapat membentuk calon akademisi maupun praktisi pengadilan FH UBL berkualitas. (Dok. Foto UBL Production-BMHK UBL)

Regenerasi kepengurusan yang terus dijalankan merupakan wujud pembentukan para calon lulusan sarjana hukum yang terampil dalam praktek tata cara persidangan melalui organisasi kemahasiswaan dikampus. Kali ini, Badan Pengurus Komunitas Mahasiswa Peradilan Semu atau Moot Court Community (MCC) Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung (UBL) resmi melantik Alam Satria Kenali untuk menjabat tampuk kepemimpinan di periode 2017-2018.

Pelantikan yang digelar di Aula Gedung F, Kampus Drs. H. RM. Barusman UBL, Jumat (19/5) lalu turut dihadiri Wakil Rektor III Bidang kemahasiswaan Dr. Bambang Hartono, M.Hum. ; Dekan Fakultas Hukum Dr. Erlina B, M.H. ; Pembina MCC Fakultas Hukum UBL Rifandy Ritonga, M.H.

Dalam sambutannya, Dr. Bambang Hartono, M.H., mengharapkan para pengurus MCC yang juga mahasiswa Fakultas Hukum UBL wajib memiliki keterampilan khususnya praktek persidangan. Bambang memastikan mahasiswa FH yang menjadi majelis pengurus maupun terlibat di MCC UBL dipastikan berkualitas karena MCC dibawah pengawasan, pengendalian dan penanggungjawaban Biro Konsultasi Bantuan Hukum (BKBH) UBL. Didalamnya, terdapat pembina dan pengajar terdiri para dosen yang juga praktisi hukum. .“MCC menjadi tempat efektif dalam mendidik, mengolah dan mematangkan pendidikan sidang dibidang praktek, diluar regulasi perkuliahan dengan terbatasnya jam belajar. Perlu diingat, dunia hukum sangat kental dengan aplikasi praktek, tempat prakteknya persidangan,” Imbuhnya.

Dr. Erlina B, pun berharap dari pelantikan ini MCC tidak hanya melatih pengurus tetapi melatih dan mendidik kemampuan dari mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum UBL untuk bisa menjalankan perannya baik di peradilan nyata maupun semu sehingga begitu lulus mendapatkan gelar sarjana melainkan dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). “Dengan MCC, mereka tidak hanya belajar tapi berpraktek sesungguhnya menjadi hakim, jaksa atau pengacara, dengan menyelesaikan) kasus masyarakat. Harapannya, eksistensi MCC termasuk lewat kompetisi berbuah prestasi dan membawa harum nama FH UBL dikancah nasional-global,” Ucapnya. (Rep. BMHK/Ed. RTS)

iklan