gambar-keluarga-harmonis

Skema hubungan dalam suatu keluarga dipengaruhi oleh cara berkomunikasinya. Setiap keluarga pasti memiliki perbedaan masing-masing sesuai cara mereka berkomunikasi dan juga jarak di antara anggota keluarganya. Berbagai skema tersebut menciptakan tipe keluarga yang berbeda pula, FitzPatrick mengidentifikasikannya menjadi 4 tipe keluarga.

  1. Tipe Konsensual

Tipe keluarga pertama adalah konsensual, yaitu keluarga yang sangat sering melakukan percakapan namun juga memiliki kepatuhan yang tinggi. Tipe keluarga ini sering sekali mengobrol bersama tetapi pemegang otoritas utama dealam hal ini adalah orang tua adalah pihak yang membuat keputusan. Keluarga jenis ini adalah yang sangat menghargai komunikasi secara terbuka namun tetap menghandaki kewenangan orang tua yang jelas. Tipe orang tua ini biasanya sangat mendengarkan apa yang dikatakan anak-anaknya. Orang tua kemudian membuat keputusan, tetapi keputusan itu tidak selalu sejalan dengan keinginan anaknya, namun mereka selalu berupaya menjelaskan alas an keputusan itu agar anak-anaknya mengerti alasan suatu keputusan.

  1. Tipe Pluralis

Tipe keluarga ini yaitu keluarga yang sangat sering melakukan percakapan namun memiliki kepatuhan yang rendah. Anggota keluarga pada tipe pluralis ini seringkali berbicara secara terbuka, tetapi setiap orang dalam keluarga akan membuat keputusannya masing-masing. Orang tua tidak merasa perlu untuk mengontol anak-anak mereka, karena setiap pendapat dinilai berdasarkan kebaikannya, yaitu pendapat mana yang terbaik, dan setiap orang turut serta dalam pengambilan keputusan.

  1. Tipe Protektif

Tipe keluarga yang ketiga adalah protektif, yaitu keluarga yang jarang melakukan percakapan namun memiliki kepatuhan yang tinggi. Jadi terdapat banyak sifat patuh dalam keluarga tapi sedikit terdapat komunikasi. Orang tua dari tipe keluarga ini tidak melihat alasan penting mengapa mereka menghabiskan banyak waktu untuk berbicara atau mengobrol, mereka juga tidak melihat mengapa mereka harus menjelaskan keputusan yang mereka buat. Karena alasan inilah orangtua atau suami istri semacam ini dikategorikan sebagai terpisah dalam hal orientasi perkawinannya.

  1. Tipe Laizzes Faire

Tipe keluarga ini adalah keluarga yang jarang melakukan percakapan dan memiliki kepatuhan yang rendah. Tipe ini disebut dengan Laizzes Faire, lepas tangan dengan keterlibatan rendah. Anggota keluarga dari tipe ini tidak terlalu dengan apa yang dikerjakan anggota keluarga lainnya dan tentu saja mereka tidak ingin membuang waktunya untuk membicarakan mereka. Suami istri dari tipe ini cenderung memiliki orientasi perkawinan campuran, artinya mereka tidk memiliki skema yang sama yang menjadi dasar untuk mereka berinteraksi. Mereka memiliki orientasi yang merupakan kombinasi dari orientasi terpisah dan independen atau kombinasi lainnya. (dc)

sumber gambar : sahabat-wanita.com

iklan