sejarah komunikasi ubl-ilustrasiSejarah panjang mengikuti langkah pendirian Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UBL.Prodi Ilmu Komunikasi UBL menjadi salah satu program studi cukup baru dilingkungan Universitas Bandar Lampung. Sebelum menjadi sebuah prodi, Ilmu Komunikasi melebur dalam program IPEC (International Program and English Communication) yang tak lain merupakan gabungan dari Ilmu Komunikasi dan Bahasa Inggris. Namun ditahun 2008, Univeristas Bandar Lampung, berinisiatif untuk menjadikan Ilmu Komunikasi sebuah program studi Ilmu Komunikasi dibawah naungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Berbekal surat penyelenggaraan dari Kementrian Pendidikan Nasional, Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah II, nomer 4016/D/T/2007. Dekan FISIP, Prof. Dr. Khomsahrial Romli, M.Si menjelaskan, jati diri Ilmu Komunikasi itu ternyata tersendiri dan tidak bisa digabungkan secara bersamaan. Oleh karena itu Ilmu Komunikasi dibentuk dengan status Program Studi, dan tergabung di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) bersama Program Studi Administrasi Negara dan Program Studi  Administrasi Niaga.

Khomsahrial juga menjelaskan, pada awal terbentuknya, prodi Ilmu Komunikasi harus berjuang keras untuk bisa mendapatkan mahasiswa.Namun sekarang berbanding terbalik.Program Ilmu Komunikasi menjadi program yang tengah dilirik oleh mahasiswa.‘’Awalnya program Ilmu Komunikasi cukup asing di masyarakat.Tapi alhamdullillah, sekarang mahasiswa sangat banyak karena prospek kerja lulusan ilmu komunikasi cukup menjanjikan.Bahkan lulusan perdana Ilmu Komunikasi UBL tahun 2011 telah terserap didunia kerja,’’ paparnya.

Dirinya juga menjelaskan dengan konsetrasi public relations yang ada di program studi Ilmu Komunikasi, para lulusannya diharapkan bisa menjadi lulusan yang berkualitas/berkompeten mengingat lulusan PR tengah banyak dibutuhkan.Selain itu, adanya kurikulum yang mendukung mampu mendongrak para lulusan dari prodi Ilmu Komunikasi UBL.(rep/ed:AG)

iklan