Untitled-1

Habis gelap terbitlah terang , sebuah kalimat yang dikenang sepanjang masa dari seorang Raden Ajeng Kartini dimana pada tanggal 21 April diperingati sebagai hari Kartini. Kartini dahulu dan Kartini saat ini pastilah berbeda.  Dr. Lintje Anna Marpaung, SH., MH bisa kita sebut sebagai Kartini saat ini. Ia selaku Wakil Rektor II Universitas Bandar Lampung yang juga menjabat sebagai Ka. Prodi Program Pascasarjana Ilmu Hukum. Wanita yang biasa disapa bu Lintje ini merupakan ibu rumah tangga yang memiliki suami dan 6 orang anak. Selain menjadi Wakil Rektor II dan Kaprodi Magister Hukum beliau juga menjadi dosen di S1 Fakultas Hukum UBL serta dosen di Magister hukum S2 UBL.

Sebagai seorang ibu rumah tangga yang juga bekerja, isteri dari Drs. HM. Siregar, SH, MH ini mengaku harus bisa menyeimbangkan antara keluarga dan pekerjaan. “Bagi saya, keluarga tetap yang nomor satu, keharmonisan keluarga harus dijaga, tapi pekerjaan juga penting menjaga kepercayaan yang telah diberikan, harus profesional dan benar-benar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.” Tutur Bu Lintje saat diwawancarai  diruangannya lantai 2 gedung Rektorat, kamis (18/4).

Walaupun kesibukannya sebagai wanita karir, Bu Lintje tetap memperhatikan keluarganya, mulai dari menyiapkan makanan, menjaga  kebersihan rumah, menjadi pendidik anak-anak dan pelayan suami yang baik, sampai mengantarkan cucu ke sekolahnya. “ Walaupun saya ada pembantu dirumah, tapi saya tidak menyerahkan urusan saya sebagai isteri dan seorang ibu kepada mereka. Sebelum berangkat ke kampus, rumah sudah beres, sudah masak, bahkan saya menyempatkan mengantar cucu ke sekolahnya.” Ungkap bu lintje

Menurut wanita penyuka warna hijau dan hobi memelihara kembang ini, sosok Kartini merupakan sosok wanita yang patut dijadikan teladan. Beberapa hal yang bisa diteladani dari Ibu kartini adalah Perjuangannya yang kuat, wanita harus bisa multi peran, wanita juga bisa berkarya dengan profesi yang ditekuni dan menjadi ibu rumah tangga yang baik dan profesional. (rp: Ay/ ed: UI)

iklan