BUKTI DUKUNGAN : UBL turut memberi dukungan perjuangan Palestina salah satunya dengan menggelar kuliah umum untuk memberikan gambaran kehidupan warga Palestina bersama Imam Besar Masjidil Aqsa Al-Mubarak, As-Syeikh Mustafa Muhammed Abdurrahman al Tawil (gamis putih di mimbar) di Aula Gedung F, Kampus Drs. H. RM. Barusman, Jumat (9/6/2017). (Dok. Foto BMHK UBL-UBL Production).
BUKTI DUKUNGAN : UBL turut memberi dukungan perjuangan Palestina salah satunya dengan menggelar kuliah umum untuk memberikan gambaran kehidupan warga Palestina bersama Imam Besar Masjidil Aqsa Al-Mubarak, As-Syeikh Mustafa Muhammed Abdurrahman al Tawil (gamis putih di mimbar) di Aula Gedung F, Kampus Drs. H. RM. Barusman, Jumat (9/6/2017). (Dok. Foto BMHK UBL-UBL Production).

BANDAR LAMPUNG (Rotasinews.com): Ramadhan 1438 Hijriah tahun 2017 menjadi bulan suci bagi umat Muslim baik di belahan bumi barat maupun timur. Bagi umat muslim yang menetap di kawasan timur tengah seperti Palestina bulan ini menjadi spirit untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsanya. Perjuangan untuk memberikan dukungan kepada Palestina dan menggambarkan kondisi kemanusiaan Palestina digambarkan langsung Imam Besar Masjidil Aqsa As-Syeikh Mustafa Muhammed Abdurrahman al Tawil melalui kuliah umum bertajuk Paparan Kondisi Kemanusiaan di Palestina. Kegiatan ini diinisiasikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bandar Lampung (UBL) di Aula Gedung F, Kampus Drs. H. RM. Barusman, Jumat (9/6/2017).

Menurut Rektor UBL Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, MBA., kondisi kemanusiaan Palestina sejak pendudukan Zionis Israel, hingga kini sangat memperihatinkan. Untuk itu, UBL menghargai upaya As-Syeikh Mustafa, sebagai pemuka agama dan tokoh masyarakat yang mengupayakan negaranya merdeka berdaulat. Terlebih, secara histori (sejarah), kondisi Palestina dengan Indonesia tidak jauh beda termasuk memiliki masyarakat yang majemuk.

“Kami (UBL) siap membantu perjuangan Palestina. Kami selalu menghormati dan mendukung. Karena seperti di UBL, terdiri berbagai suku bangsa, agama, Ras, dan latar belakang juga merasakan hal sama, seperti kesulitan rakyat Palestina. Untuk itu, kami juga mendorong upaya menyatukan berbagai kelompok (faksi) masyarakat di dua wilayah besar yakni Tepi Barat dan Gaza,” Ucapnya.

Sedangkan, Imam Besar Masjidil Aqsa As-Syeikh Mustafa Muhammed Abdurrahman al Tawil mengapresiasi rasa kebersamaan dan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina. Tidak hanya sebagai negara dengan mayoritas muslim tetapi Indonesia dan Palestina menentang penjajahan antar negara.“Bangsa Indonesia sangat baik dan menghormati perjuangan kami dalam mempertahankan wilayah, termasuk masjid Al Aqso,” Sanjungnya.

Kegiatan ini dihadiri Rektor UBL Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, MBA., Dekan FEB Dr. Andala Rama Putra Barusman, S.E., MA.Ec., Sekretaris FEB Khairudin, S.E., M.Si., Akt., Kepala Program Studi Ekonomi Manajemen Dr. Iskandar Ali Alam, S.E., M.M., Kepala Program Studi Ekonomi Akuntansi Aminah, S.E., M.S., Ak., Pembimbing Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Al Hidayah UBL Helta Anggia, S.Pd., MA., Wakil Biro Marketing Humas dan Kerjasama (BMHK) Bery Salatar, S.Pd, M.M., termasuk para mahasiswa dan dosen FEB, perwakilan dari Prodi dan fakultas lain di UBL, Aqsa Working Group Provinsi Lampung. (Rep. BMHK/Ed. RTS)

iklan