RAKERDA PERDANA : ICMI Orwil Lampung sukses langsungkan Rakerda Perdana di Auditorium, Kampus Pascasarjana, Dra. Hj. Sri Hayati Barusman, Kamis (20/4/2017). (Dok. Foto UBL Production).
RAKERDA PERDANA : ICMI Orwil Lampung sukses langsungkan Rakerda Perdana di Auditorium, Kampus Pascasarjana, Dra. Hj. Sri Hayati Barusman, Kamis (20/4/2017). (Dok. Foto UBL Production).

Upaya membangun kembali eksistensi Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia Organisasi Wilayah (ICMI Orwil) Lampung terlihat dengan dilaksanakannya Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Perdana dibawah Kepemimpinan Rektor Universitas Bandar Lampung (UBL) Dr. Ir. H. M. Yusuf.S. Barusman, MBA. “Kegiatan ini mengakomodir masukan (Majelis Pengurus), untuk menjadi program kerja yang terimplementasikan dalam waktu dekat, menengah dan jangka panjang,” Ujar Yusuf di Auditorium Kampus Pascasarjana, Dra. Hj. Sri Hayati Barusman, Kamis (20/4) lalu.

Kegiatan ini menyepakati terbentuknya empat badan otonom (batom) dan kelompok kerja ICMI Orwil Lampung, yang diaktifkan kembali serta segera dilantik. Dimulai dari bakal terbentuknya Batom Keluarga Sakinah. “Batom ini berisi pemberdayaan keluarga muslim menjadi keluarga baik, melalui beragam aktifitas positif. Dari sektor ekonomi, pendidikan, sosial budaya hingga religiusnya,” Imbuhnya.

Selain itu disektor pendidikan, yakni pengembangan Batom Orangtua Bimbingan Islam Terpadu (ORBIT) dengan beberapa instrumen. Selanjutnya, Majelis Kajian Pembangunan  Daerah (MKPD)  yang berisikan melakukan perumusan pengkajian serta merekomendasikan berbagai kebijakan pemerintah daerah, ditingkat Provinsi maupun kabupaten/kota se-Lampung dan membentuk Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kita yang dibawahi Baitul Maal Wal Tamwil (BMT). Bentuknya konsolidasi peran dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Mendatang, Yusuf berharap adanya Rakerda tidak hanya menjadi konsolidasi organisasi ICMI Orwil Lampung tetapi, harapannya kiprah ICMI Lampung langsung terasa dimasyarakat. “Semua dalam spirit yang sama terus. Terlihat dari semangat peserta majelis pengurus, terutama dari berbagai tokoh dalam membawa visi, misi dan tujuan ICMI, yakni Keislaman dan Keindonesiaan,” Tegasnya. (Rep. BMHK/Ed. RTS)

iklan