RINGANKAN BEBAN : Bhakti Sosial Baju Layak Pakai Untuk Sesama HMPSA 2017, tidak hanya menyambut bulan Ramadhan 1438 H. Tapi meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. (Dok. Foto instagram @kampusubl/BMHK UBL).
RINGANKAN BEBAN : Bhakti Sosial Baju Layak Pakai Untuk Sesama HMPSA 2017, tidak hanya menyambut bulan Ramadhan 1438 H. Tapi meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. (Dok. Foto instagram @kampusubl/BMHK UBL).

Bulan suci Ramadhan 1438 Hijrah dijadikan sebagai ajang untuk mempererat tali silatuhrahmi dengan sesama. Hal ini pun yang membuat Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Bandar Lampung (UBL) melakukan kegiatan penggalangan Baju Layak Pakai Untuk Sesama, Jumat (26/5) lalu,

Panitia Pelaksana Nia pun menjelaskan acara donasi baju berupa pengumpulan pakaian layak pakai bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1438 H tetapi juga sebagai ajang pembiasaan diri bagi para mahasiswa Program Studi Ekonomi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) untuk memperdalam jiwa kepedulian sosial.

Hal itu pula diangkat sesuai tema kegiatan Masih Banyak Yang Membutuhkan Uluran Tangan Kalian. “Kami berharap kegiatan ini dapat masif dilakukan, kepedulian sosial bisa dimulai dari lingkungan terdekat dan hal terkecil dahulu. Kami hadir mengakomodir dan perpanjangan tangan dari pihak pemberi kepada penerimanya,” Imbuhnya.

Kegiatan ini pun turut menggugah apresiasi dari pihak kampus terutama Kepala Program Studi Ekonomi Akuntansi Aminah, M.S., Ak., yang turut menyanjung kegiatan aksi donasi baju layak pakai diselenggarakan dengan format berbeda. Tak lupa, dia mengajak berbagai stakeholder UBL untuk menyemarakan dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Bhakti Sosial baju layak pakai diadakan bagi yang membutuhkan. Yuk, terlibat nyata. Buat yang ingin menyumbangkan baju, memiliki baju kekecilan atau masih layak pakai. Daripada tertumpuk dilemari, sebaiknya disumbangkan, dapat pahala pula. Nanti anak-anak kami membantu menyalurkan kepada yang lebih membutuhkan,” Pintanya. (Rep. BMHK/Ed. RTS)

iklan