Denta Putra Utama Ketua BEM FISIP UBL 2017-2018
Denta Putra Utama
Ketua BEM FISIP UBL 2017-2018

Peran kampus, atau institusi perguruan tinggi termasuk di Universitas Bandar Lampung (UBL) telah menjadi sarana yang tepat dalam memajukan bangsa melalui generasi penerusnya. Menjadi mahasiswa tentu merupakan pilihan untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi sebagaimana ucapan para guru dan adik – adik kelas pada saat acara perpisahan di sekolah. Menyandang gelar mahasiswa merupakan suatu kebanggaan sekaligus tantangan. Betapa tidak, ekspektasi dan tanggung jawab yang diemban oleh mahasiswa begitu besar. Pengertian mahasiswa tidak bisa diartikan kata per kata, Mahasiswa adalah Seorang agen pembawa perubahan. Menjadi seorang yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. ini menjadi lagkah awal melihat kawah Ilmu begitu luasnya ilmu pengetahuan yang akan kita dapat begitu berharganya pengalaman yang akan kita lalui begitu besarnya pengorbanan yang akan kita lakukan saat  menjadi mahasiswa.

Mahasiswa  bukan hanya sekedar datang kekampus bukan hanya sekedar memakai pakaian bebas saat belajar dikelas namun, banyak hal baru yang menjadi beban moral serta tangung jawab kita sebagai mahasiswa yang memiliki peran begitu besar dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara ada mahasiswa yang hanya mementingkan nilai, menjadikannya dewa seakan nilailah segalanya ada mahasiswa yang hanya datang duduk diam lalu pulang tetapi tidak sedikit jua mahasiswa yang berproses belajar di kampus dan menambah prosesnya diluarkampus dengan berorganisasi dengan proses yang dialakukan maka akan siap bersaing dengan yang lainnya.

Bagi para mahasiswa baru (maba) UBL, khususnya adik- adik mahasiswa/i FISIP UBL kalian harus benar – benar serius mengikuti proses pengenalan kampus (PPK) UBL yang di selengarakan pada tangal 9 sampai 10 September 2017 yang akan datang. Karena melalui proses inilah salah satu kegiatan yang dapat membuat kalian paham dengan lingkungan baru suasana kampus yang memiliki budaya yang sangat berbeda pada saat di sekolah, kalian harus dapat mengenali hal-hal baru disekeliling kalian dengan bijak dan dewasa dengan mengikuti budaya dan aturan yang telah ada selama ini. Kita yang akan memegang tongkat estafet dari generasi tua untuk memimpin di masa yang akan datang. Ketahuilah dunia di luar kampus penuh dengan persaingan dan tantangan. Setiap lulusannya diharuskan memiliki kemampuan lebih agar dapat bersaing dan bertahan di dalam dan di luar kampus.

Jika melihat orang-orang sukses dan orang-orang yang menduduki jababatan-jabatan penting setelah lulus dari perguruan tinggi, mereka tidak hanya telah memiliki visi dan misi dalam hidup mereka, melainkan juga usaha-usaha pengimplementasian dari pemikiran-pemikiran mereka dalam sebuah wadah yang dinamakan organisasi, FISIP UBL, sebagai salah satu Fakultas yang kompeten dan berkualitas juga memiliki tujuan untuk mencetak mahasiswa dan lulusan yang berkualitas. Oleh karena itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP UBL juga berperan sebagai suatu wadah yang mendorong keberhasilan mahasiswa FISIP dalam mencetak kader-kader bangsa yang memiliki visi dan misi yang jelas serta berkompeten dalam dunia nyata.  Seorang yang visioner memiliki gagasan serta memilki konsep dan pandangan serta impian yang besar terhadap kemajuan bangsa.

Sejarah telah mencatat ada banyak peran serta perjuangan pemuda dan mahasiswa dalam upaya memerdekakan bangsa ini dari penjajahan, mengisi kemerdekaan sampai melahirkan Reformasi, itu artinya mahasiswa sangat menjadi harapan bangsa ini untuk terus menorehkan prestasi membangakan untuk mengisi buah hasil dari perjuangan para pahlawan kita. Mahasiswa memiliki peran yang begitu besar yaitu sebagai berikut :

  1. Social Control. Mahasiswa dapat menjadi kontrol berjalannya pemerintahan. Baik dalam proses pembuatan kebijakan sampai pengimplementasianya, maupun peraturan yang dilakukan oleh pemerintah. Mahasiswa juga bisa sebagai jembatan perpanjangan tangan masyarakat penyalur aspirasi masyarakat atas kebijakan pemerintah yang tidak memihak kepada masyarakat. Aspirasi itu bisa kita lakukan salah satunya dengan cara demonstrasi atau aksi.
  1. Agent Of Change. Sebagai kaum intelektual peranan mahasiswa sangat dibutuhkan dan penting dalam perubahan bangsa, dinamika sosial yang kian berulang menuntut kita untuk dapat merealisasikan teori yang kita pelajari di kampus, terhadap masalah yang terjadi di masyarakat. Mahasiswa juga harus berpikir kritis dalam melihat fenomena atau kejadian yang sedang berlangsung dan menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat dengan memberikan solusi.
  1. Iron Stock. Mahasiswa sebagai penerus atau aset cadangan bangsa untuk melanjutkan pembangunan dan melakukan perubahan. Sebagai golongan muda pasti pada waktunya akan menggantikan golongan tua, baik pada orginasasi maupun pada pemerintahan. Oleh karena itu sebagai mahasiswa sudah seharusnya kita mempersiapkan diri sebagai garda penerus perubahan bangsa di masa sekarang maupun di masa yang akan datang, karna hanya kita yang bisa merubah nasib bangsa ini bukan orang lain bukan orang Belanda bukan Jepang apalagi Cina tapi kita Rakyat Indonesia. Pemikiran kritis, demokratis, dan konstruktif selalu lahir dari pola pikir para mahasiswa. Suara-suara mahasiswa kerap kali merepresentasikan dan mengangkat realita sosial yang terjadi di masyarakat. Sikap idealisme mendorong mahasiswa untuk memperjuangkan sebuah aspirasi pada penguasa, dengan cara mereka sendiri. Mahasiswa dituntut untuk berperan lebih, tidak hanya bertanggung jawab sebagai kaum akademis, tetapi diluar itu wajib memikirkan dan mengembangkan tujuan bangsa. Untuk itu mari kita bersama-sama mengawal perubahan bangsa ini dengan menjadi Mahasiswa yang kritis idialis memiliki konsep dan gagasan untuk kemajuan bangsa ini di masa mendatang.

 

Denta Putra Utama

Ketua BEM FISIP UBL 2017-2018

iklan