ibuanakgigisehat

Bersama drg. Citra Kusumasari, SpKG

TANYA :

Dok, saya mau bertanya. Gigi saya tidak berwarna putih, melainkan berwarna kuning kusam. Katanya gara-gara waktu saya kecil, terlalu banyak minum obat antibiotik. Terus juga gigi depan saya tidak rata, jadi saya putuskan pakai behel.  Sudah 2 tahun, dan sekarang sudah hampir selesai. Tetapi saya enggan melepas behel saya karena akan nampak gigi yang tidak putih, dan itu membuat saya tidak percaya diri. Apakah warna kuning memang akibat antibiotik? dan adakah cara untuk membuat gigi saya terlihat putih kembali? Terima kasih sebelumnya.

(Riris Purnalita, 17, Semarang)

JAWAB :

Hai Riris,

Penyebab pewarnaan pada permukaan luar gigi (ekstrinsik) ada beberapa macam dan salah satunya adalah antibiotik. Antibiotik yang dulu sangat populer digunakan, namun dapat menyebabkan pewarnaan gigi ekstrinsik adalah tetrasiklin.

Tingkat keparahan perubahan warna gigi akibat tetrasiklin dikategorikan 4 derajat, yaitu:

1.    Derajat satu.
Perubahan warna gigi pada tingkat ini adalah mild staining (kuning muda, coklat muda, abu-abu muda) dan terjadi merata pada mahkota gigi (lihat gambar 1).

2.    Derajat dua
Perubahan warna gigi pada tingkat ini adalah moderate staining  (kuning-coklat sampai abu-abu gelap) (lihat gambar 2).

3.    Derajat tiga
Perubahan warna gigi pada tingkat ini adalah severe staining (warna biru-abu atau hitam), biasanya terletak pada bagian leher gigi berbentuk sabuk warna horizontal (lihat gambar 3).

4.    Derajat empat

Perubahan warna gigi pada tingkat ini adalah intractable staining (warna sangat gelap), dan pada tingkat ini perawatan dengan proses pemutihan gigi eksterna tidak efektif (lihat gambar 4).

Tingkat keparahan perubahan warna gigi akibat tetrasiklin dipengaruhi oleh dosis yang digunakan, frekuensi penggunaan, jenis tetrasiklin, dan tahapan perkembangan gigi pasien saat mengkonsumsi tetrasiklin tersebut.

Perawatan untuk masalah pewarnaan gigi akibat tetrasiklin derajat satu sampai tiga adalah menggunakan metode pemutihan gigi eksterna yang dilakukan di tempat praktek dokter gigi (in-office bleaching), kemudian dapat dilanjutkan dengan pemutihan gigi yang dilakukan sendiri oleh pasien di rumah menggunakan bahan dan tray khusus (home bleaching).

Sedangkan masalah pewarnaan gigi akibat tetrasiklin derajat empat, dapat dilakukan pembuatan mahkota gigi tiruan sebagian yang disementasi di bagian depan gigi (veneer) oleh dokter gigi, untuk mengembalikan warna gigi seperti warna gigi normal.

Saat ini, anda dapat melakukan pelepasan kawat gigi cekat-nya jika memang perawatan tersebut telah selesai. Kemudian anda dapat langsung berkonsultasi kepada beliau untuk perawatan selanjutnya yaitu pemutihan gigi eksterna atau pembuatan veneer tergantung hasil pemeriksaan langsung terhadap warna gigi anda.

Anda dapat juga melakukan perawatan tersebut di Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi (Drg., SpKG) yang memang mendalami perawatan untuk kasus tersebut. Tanyakan segala sesuatunya, mulai dari prosedur perawatan, efek samping, hingga biaya.

Demikian Riris, sekarang anda tidak perlu khawatir lagi dan semoga informasinya bermanfaat.

Salam gigi sehat.

Editor :

Asep Candra

sumber: Kompas.com

iklan