PENCAPAIAN : Keberhasilan Akademisi UBL Dr. Eng. Fritz Akhmad Nuzir, S.T., MA., meraih sertifikat Climate Science to Action dari World Bank Group (kiri) dan bakal meluncurkan buku Kotak Katik Kota Kita bentuk pencapaian UBL ditingkat lokal hingga global (kanan). (Dok. Foto Fritz Akhmad Nuzir/BMHK UBL).
PENCAPAIAN : Keberhasilan Akademisi UBL Dr. Eng. Fritz Akhmad Nuzir, S.T., MA., meraih sertifikat Climate Science to Action dari World Bank Group (kiri) dan bakal meluncurkan buku Kotak Katik Kota Kita bentuk pencapaian UBL ditingkat lokal hingga global (kanan). (Dok. Foto Fritz Akhmad Nuzir/BMHK UBL).

BANDAR LAMPUNG (Rotasinews.com): Akademisi Universitas Bandar Lampung (UBL) Dr. Eng. Fritz Akhmad Nuzir, S.T., MA., konsisten mengharumkan Kampus UBL dan Indonesia ditingkat Internasional. Kali ini, Fritz berhasil menyelesaikan rangkaian online courses bersama World Bank Group dengan tema kajian From Climate Science to Action. Online courses tersebut sangat penting untuk diadakan karena di era seperti ini perlu momentum membuat kesadaran di setiap manusia bahwa perubahan iklim adalah suatu fenomena global yang tidak mengenal batas negara. Terlebih karena manusia hidup dan tinggal bersama dalam satu bumi. Demikian ungkap Fritz di ruang kerjanya, Fakultas Teknik UBL Kampus Drs. H. RM. Barusman, Senin 4/6/2017 lalu.

Fritz menjelaskan kursus atau pelatihan dalam jaringan ini terdiri dari beberapa tahapan yang masing-masing tahap harus diselesaikan dalam waktu seminggu dalam platform atau aplikasi coursera yang bisa diakses dari smartphone atau komputer. Dekan Fakultas Teknik UBL ini menambahkan pentingnya mengikuti pelatihan kursus online sampai mendapatkan sertifikat internasional kursus online From Climate Science to Action World Bank Group bagi dirinya, UBL dan masyarakat Provinsi Lampung.

 “Saya sangat merekomendasi pelatihan daring (online) ini untuk siapa pun yang peduli terhadap kerusakan yang telah terjadi pada bumi kita akibat tingkah laku manusia seperti juga telah tertuang dalam kutipan ayat Al Quran, QS. Arra’du: 11, berbunyi Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka,” Jelasnya.

Mendatang, Fritz Nuzir bersama dua rekan penulis lainnya, Yerri Noer Kartiko dan Ridwan Saifuddin, bakal melaunching buku karya non fiksi berjudul Kotak Katik Kota Kita. “Buku ini melanjutkan karya fiksi SEMUDA di 2012. Alhamdulillah buku ini berisi narasi ringan tapi bermakna tentang Perkotaan Berwawasan Lingkungan di Provinsi Lampung. Mudah-mudahan bermanfaat langsung bagi masyarakat dan juga perkembangan keilmuan,” Katanya. (Rep. BMHK/Ed. RTS)

iklan