MENJUARAI : Tim Debat Fisip UBL, M. Ardiansyah, Rantika Wahyuna dan Irwin didampingi Kaprodi NA UBL menerima piala dan sertifikat, Jumat (19/5) setelah menjuarai I Lomba Debat Ilmiah Mahasiswa  disela Pekan Olahraga dan Ilmiah 2017, se-Lampung. (Dok. Foto M. Ardiansyah/BMHK UBL).
MENJUARAI : Tim Debat Fisip UBL, M. Ardiansyah, Rantika Wahyuna dan Irwin didampingi Dr. Ida Farida, M.Si., menerima piala dan sertifikat, Jumat (19/5) setelah menjuarai I Lomba Debat Ilmiah Mahasiswa disela Pekan Olahraga dan Ilmiah 2017, se-Lampung. (Dok. Foto M. Ardiansyah/BMHK UBL).

Prestasi dan kerja keras tim mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) dalam lomba debat karya ilmiah ditingkat Provinsi Lampung sangat membanggakan. Kali ini, tim debat yang ikut serta dalam perlombaan terdiri dari tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik angkatan 2014, yaitu M. Ardiansyah, Rantika Wahyuna dan Irwin berhasil menjuarai Lomba Debat Ilmiah Mahasiswa yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Jum’at (19/5) lalu.

Ardiansyah menjelaskan menjuarai lomba bertajuk Aku Untuk Indonesia ini, tim Debat Fisip UBL harus berkompetisi dengan berbagai tim dari berbagai perguruan tinggi se-Lampung.“(Menjadi juara) itu setelah kami berhasil melewati 20 tim dengan satu kampus bisa kirim lebih satu tim. Alhamdulillah, kami mampu mengalahkan 4 kampus kompetitor terkuat di semifinal termasuk menghentikan dominasi dan determinasi tim tuan rumah. Bahkan, bisa unggul dari tim yang sama ikut lomba debat ilmiah nasional di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY),” Imbuhnya.

Selain itu, selama pendidikan dan latihan (diklat) pihaknya dibimbing langsung Dekan Fisip Dr. H. Yadi Lustiadi, M.Si., dan Kepala Program Studi Ilmu Administrasi Publik Dr. Ida Farida, M.Si.

Dekan Fisip UBL sangat mengapresiasi prestasi tim debat para mahasiswanya tersebut. Dia berharap dari prestasi ini, tim bersangkutan harus berpartisipasi diajang serupa ditingkat nasional bahkan internasioal. Mendatang, pihaknya mempersiapkan diri jelang debat ilmiah Mahkamah Konstitusi (MK) regional Sumatera di bulan juni. (Rep. BMHK/Ed. RTS)

iklan