AJANG PEMBELAJARAN : Fideco 2016 yang dilangsungkan di Aula Gedung Rektorat, lantai 7, Kampus Drs. H. RM. Barusman, Rabu (2/11/2016) lalu, dijadikan Dekanat dan BEM Fisip UBL ajang pembelajaran para mahasiswa FISIP agar memilki kualitas, aktif, kritis dan berintelektual melalui debat. (Dok Foto. BMHK UBL/Insan Ares).
AJANG PEMBELAJARAN : Fideco 2016 yang dilangsungkan di Aula Gedung Rektorat, lantai 7, Kampus Drs. H. RM. Barusman, Rabu (2/11/2016) lalu, dijadikan Dekanat dan BEM Fisip UBL ajang pembelajaran para mahasiswa FISIP agar memilki kualitas, aktif, kritis dan berintelektual melalui debat. (Dok Foto. BMHK UBL/Insan Ares).

Fisip Debate Competition (FIDECO) Universitas Bandar Lampung  (UBL) 2016 yang telah diselenggarakan pada Rabu (2-11) lalu, merupakan sebuah resolusi yang dipersiapkan Dekanat bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) untuk mempersiapkan para mahasiswa terutama para mahasiswa FISIP UBL untuk mengikuti perlombaan debat di level nasional.

“Sasaran lomba ini bentuk pelatihan dan persiapan anak-anak (mahasiswa Fisip UBL) mengikuti lomba debat dilevel nasional seperti Indonesian University Debate (IUD) yang di pelopori Universitas Indonesia (UI) dan jika berhasil menjuarai di IUD mampu mengikuti lomba debat mahasiswa tingkat dunia University Debate Championship (UDC),” Terang Dekan FISIP UBL Dr. Drs. H. Yadi Lustiadi, M.Si.

Yadi kala itu mewakili Rektor UBL Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, M.B.A., ini disela pembukaan Fideco 2016 bertajuk Meningkatkan Kualitas Mahasiswa Yang Aktif, Kritis dan Berintelektual, di Aula Gedung Rektorat, lantai 7, Kampus A, Drs. H. RM Barusman pada Rabu (2-11). Yadi turut menegaskan Fideco mengisi kelangkaan lomba debat di berbagai Pendidikan Tinggi di Provinsi Lampung.

Fideco 2016 mengangkat 10 topik pembahasan debat yakni Reklamasi Teluk Lampung, Peraturan Presiden (Perpres) tentang pemberian remisi kepada koruptor, UU No.11/2016 tentang pengampunan pajak (Tax Amnesti Pajak), Pilkada Serentak 2017, Pemekaran Daerah di Lampung, KPK sampai ke daerah, mampukah Anggaran Dana Desa (ADD) membangun wilayah, perlukah adanya Sikrab dan Makrab di UBL, Perumahan Bersubsidi hingga Indonesia sebagai anggota MEA.

“Debat ini akan memperkaya cakrawala wawasan dan membentuk karakter mahasiswa terutama dalam menyikapi sebuah permasalahan. Dalam perkembangannya, debat menjadi suatu kajian ilmu yang hidup dalam memperjuangkan hipotesa dan anti-hipotesa sehingga melahirkan suatu sintesa. Akhirnya, sekarang menjadi ilmu pengetahuan populer dan melahirkan keterampilan, kiat-kiat, trik-trik tertentu guna bisa memenangkan perdebatan,” Ungkap Yadi.

Sementara itu, Ketua BEM FISIP UBL Gunawan mengungkapkan perlombaan debat ini berhasil melahirkan Juara I  yang berasal dari grup mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan kategori runner up berhasil diraih grup mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis.

“Juara Fideco 2016 kali ini berhasil diraih tim Sumpah Pemuda yang terdiri dari M. Ardiansyah, Wahyu Edi Purnomo, dan Sundari Saputri dari Prodi Administrasi publik dan runner up berhasil diraih tim Bonivade yang digawangi Saiful Anwar, Suci Asfarani dan Muhyiyi dari Prodi Administrasi Bisnis. (Rep. BMHK/Ed. AX)

iklan