BAKAL GELAR : Dekan FEB UBL Dr. Andala Rama Putra Barusman SE, MAEc mengutarakan pihaknya bakal menggelar Visiting Profesor, dengan mengundang para gubes bidang ekonomi, guna memberikan pendalaman ilmu dan pengalamannya, pada sivitas akademika didua prodi S1 FEB, yakni Akuntansi serta Manajemen. (Dok.Foto Net-Ist/BMHK UBL).

Dekan FEB Dr. Andala Rama Putra Barusman S.E., MA.Ec., menjelaskan bahwa program Visiting Professor sebagai ajang knowledge sharing kepada para sivitas akademika, khususnya mahasiswa yang mencakup pandangan, dan pengalaman para Guru Besar dibidangnya dan akan diikuti oleh dua Program Studi FEB UBL, yakni Ekonomi Akuntansi dan Ekonomi Manajemen.

“Program ini hasil kesepakatan rapat ditingkat fakultas dan prodi. Kita akan jalankan tiap semester. Kegiatan ini diharapkan manfaatnya luas bagi kami (FEB). Penawaran dan kesediaan beliau semua menjadi tambahan refrensi (ilmu) bagi kita,” Ucapnya.

Sementara itu, salah satu dosen FEB UBL, Dra. Rosmiati Tarmizi, M.M., Ak.t, beranggapan Rencana diadakan Visiting Professor 2017 sangat berguna dalam mempromosikan fakultasnya. Selain itu, dari tiap pemaparan para guru besar, akan menambah refrensi bagi para mahasiswa semester akhir, dalam menentukan judul hingga materi laporan akhir skripsi.

“Jadi setelahnya (mendengarkan pemateri), mereka (mahasiswa semester akhir) dapat pula mendalami, dan menentukan langkah masa depan (menyelesaikan skripsi). Termasuk, dalam menentukan tipe pekerjaan, sesuai kajian keilmuan mereka,”harapnya.

Hal senada pun diungkapkan Guru Besar FEB Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta, Prof. Abdul Halim, MBA., Ph.D., Ak., CA., yang menyatakan kesiapan hadirnya menjadi guru besar tamu perdana di Visiting Professor, FEB UBL 2017. Hal itu dilontarkan disela kunjungan kerja di UBL, belum lama ini. Dan Prof. Halim berencana mempromosikan dan mengajak para gubes nasional dibidang ekonomi terlibat di Visiting Profesor FEB UBL. Agar akses dan aspek program ini bisa berjalan lebih luas. “Kita ingin ajang ini diketahui (sivitas akademika) kampus lain dilevel nasional. Karena pendidikan ekonomi Lampung perlu dibangun, salah satunya lewat ajang ini,” Tegasnya. (Rep. BMHK/Ed. Red)

iklan