PERCAYA DIRI : Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik 2014, Asrudi dan Wahyu Edi Purnomo, percaya diri terjun diajang Asean Youth Gathering Conference (AYGC) 2016 di Universitas Islam Indonesia (UII), D.I. Yogyakarta, 10-11 Desember 2016. (Dok. Foto BMHK UBL)

Eksistensi dan kiprah para mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) diajang kompetisi karya ilmiah internasional, terus berlanjut. Kini, dua mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Administrasi Publik UBL angkatan 2014, yakni Asrudi dan Wahyu Edi Purnomo berkiprah diajang Asean Youth Gathering Conference (AYGC) 2016 di Universitas Islam Indonesia (UII), D.I. Yogyakarta, Sabtu (10-12) dan Minggu (11-12) mendatang.

Untuk mengikuti ajang prestisius ini, Asrudi-Wahyu mengirimkan abstrak, memilih subtema Asean Socio Cultural Community, dengan mengangkat judul paper makalah, Tradisi Sekura (Karnaval 1000 Karakter Topeng Tradisi) diantara dua subtema lainnya, yakni Asean Political Security Community, dan Asean Economic Community.

“Kita memilih pembahasan itu, karena budaya ini hampir punah. Dengan keunikannya mampu menopang kehidupan masyarakat sekitar dan termasuk Traditional Asian Culture. Lewat paper ini, kami ingin ada peran sebagai pemuda dalam mempromosikan budaya hampir punah ini, ketingkat Asean,” Ujarnya di Gedung A, Kampus Drs. H. RM. Barusman, Rabu (7/12/2016).

Asrudi menegaskan, perwakilan UBL, siap berkompetisi, dengan persiapan matang termasuk latihan pembagian dividing speaker dari mulai modul, model hingga teknik presentasi. Wahyu menambahkan, AYGC 2016 merupakan kompetisi super ketat. Selain harus bersaing dengan ratusan tim antar Perguruan Tinggi, ditingkat nasional dan internasional. “Kami (UBL) tidak down dengan nama besar peserta lain. Kami ingin buktikan, ditengah iklim kompetisi ketat, setiap peserta dari (tiap) Perguruan Tinggi memliki peluang sama (juara). Kami ingin buktikan, mampu menjadi contoh, bagi yang lain,” Imbuhnya.

Sementara itu,Kepala P­rogram Studi Ilmu Administrasi Publik UBL Dr. Ida Farida, M.Si., menyatakan dukungan terhadap perjuangan dua mahasiswa naungannya tersebut. Hal Senada pun diungkapkan Dekan FISIP UBL Dr. Yadi Lustiadi, M.Si., mengaku bangga dengan keikutsertaan dua mahasiswanya tersebut. Keikutsertaan diajang ini telah membuktikan kemampuan mahasiswa UBL dalam menulis di literasi karya tulis ilmiah termasuk berkompetisi di ajang karya ilmiah level nasional-internasional. (Rep. BMHK/Ed dan Ilustrasi Image. AX)

iklan