12721787_220338241649099_1987654360_n

Universitas Bandar Lampung (UBL) tentulah sangat berbangga karena salah seorang dosennya dipercaya untuk memberi pelatihan linguistik di China. Dia adalah Susanto, SS, MHum, MA, PhD., yang merupakan dosen di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP-UBL. Selain sebagai dosen, dia juga bekerja sebagai Kepala Pusat Studi Linguistik UBL. (www.ubl.ac.id)

Secara tidak langsung hal ini dapat diartikan sebagai sebuah bentuk recognition (pengakuan) dari dunia internasional terhadap UBL. Ini telah menambah sederetan prestasi yang dimiliki UBL seperti kesuksesan UBL dalam menyelenggarakan secara rutin seminar-seminar tingkat internasional yang dihadiri oleh peserta dari berbagai negara. Misalnya saja seminar internasional ICEL (International Conference on Education and Language). ICEL diselenggarakan secara rutin sekali setahun. Dan untuk tahun ini, ICEL (www.icel.ubl.ac.id) akan diselenggarakan di bulan Mei. Tepatnya tanggal 20 dan 21 Mei 2016. Sampai saat ini, UBL sudah berhasil menyelenggarakan ICEL yang ke empat kalinya sejak 2013.

Pelatihan linguistik yang diberikan Susanto di China itu bertemakan “Doing Systemic Phonology and Phonetics with PRAAT”. Pelatihan bersifat intensif ini berlangsung selama 5 hari berturut-turut. Dimulai dari tanggal 17 sampai 21 February 2016, dengan total waktunya 30 jam.

Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Martin Center for Appliable Linguistics, Shanghai Jiao Tong University (SJTU) di Shanghai (www.sjtu.edu.cn). Pusat penelitian ini sangat terkenal bukan saja di Asia tetapi juga di seluruh dunia untuk bidang Linguistik Forensik. Pusat penelitian ini adalah tempat Susanto melakukan riset fundamental untuk tingkat Post-doctoral di bidang Linguistik Forensik. Penelitiannya didanai oleh SJTU Posdoctoral Fellowship di bawah bimbingan Profesor Wang Zhenhua.

Pelatihan linguistik itu diikuti oleh banyak peserta mulai dari Mahasiswa (S2 dan S3), Dosen dan Profesor. Mereka berasal dari berbagai universitas seperti Shanghai Jiao Tong University, East China University of Science and Technology, Shanghai Maritime University, China University of Technology di Beijing, Southwest University, Donghua University, Tongji University, dan National University of Singapore (NUS) di Singapura.

Dalam pelatihan itu, Susanto yang juga anggota GSFL, sebuah asosiasi profesional untuk ahli linguistik forensik di Jerman, mengajarkan konsep-konsep dalam ilmu fonologi dan fonetik dengan menggunakan teori Linguistik Fungsional Sistemik.

“Saya mengajarkan kepada para peserta pelatihan tentang fonologi dan fonetik dengan teori Linguistik Fungsional Sistemik. With that theory, I explain the language stratification and metafunction. Phonetics, Phonology, Lexicogrammar and Semantics for Stratification. Ideational, Interpersonal and Textual for Metafunction”, kata peraih Ambassador Awards for Excellence 2011 itu.

Terkait dengan fonologi dan fonetik, Susanto menjelaskan dan melatih para peserta untuk bisa menggunakan PRAAT. Yaitu sebuah perangkat lunak yang berasal dari Belanda. Perangkat lunak ini banyak digunakan untuk analisis bahasa-bahasa di dunia. Analisis terhadap berbagai aspek dari unsur akustik dan fonetik gelombang suara.

“I am teaching them how to use PRAAT, a speech analyzer software from the Netherlands. This technology is very useful in analyzing the speech of world languages. It is widely used by linguists, especially phoneticians”, kata Susanto, yang merupakan anggota Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4). (www.i-4.or.id)

Mungkin baginya analisis gelombang suara dengan menggunakan aplikasi teknologi bukanlah hal yang baru. Anak ketiga dari Bapak Saman (Alm.) dan Ibu Ponimah ini sudah mempelajari analisis gelombang suara sejak dia menempuh pendidikannya di Sekolah Teknologi Menengah (STM) Negeri 2 Jurusan Ilmu Elektronika Komunikasi di Medan, Sumatera Utara. Di sana dia mempelajari berbagai aspek gelombang audio, radio dan video sejak 2002 sampai 2005.

“Saya mendapat kesempatan mempelajari gelombang audio, radio dan video sejak di STM Negeri 2 Medan. Saya mengambil Jurusan Elektronika Komonukasi. Masuk Tahun 2002 dan tamat Tahun 2005”, ungkap Doktor yang telah menempuh S3-nya dibidang Linguistik dan Fonetik selama 6 tahun di English and Foreign Languages (EFL) University, salah satu universitas papan atas di India.

Susanto sudah banyak melakukan penelitian di bidang linguistik. Hasil penelitiannya banyak dipresentasikannya di berbagai negara dan diterbitkan di berbagai jurnal dan buku. Salah satu karya ilmiahnya adalah “Phonetic FeaturesofEnglishSpokenby Indonesian: A Systemic Functional Orientation” yang terbit dalam sebuah buku yang berjudul “PhoneticsandSpoken English” di India tahun 2012. Dirinya juga banyak meraih penghargaan dan beasiswa di berbagai negara misalnya India, Australia, Portugal, China, Jerman, Meksiko, dan lain-lain.Berbagai kegiatan akademik, beasiswa dan prestasi yang dimiliki Susanto dapat dilihat di websitenya yaitu www.susantosaman.cf. Selamat berkarya Pak Susanto. Semoga kesehatan dan kesuksesan selalu mengiringi aktifitas Anda.

12736210_220338541649069_273170398_n

iklan