CUBIC TEAM UBL : Anggota Cubic Team yang mewakili UBL, Lampung dan Sumatera di ajang NPCC 2016. (Ahmad Irvan Arrasyid, Umi Umaroh (jilbab coklat), dan Nilmatul Awalin (jilbab biru tua). (Dok Foto BMHK UBL).
CUBIC TEAM UBL : Anggota Cubic Team yang mewakili UBL, Lampung dan Sumatera di ajang NPCC 2016. (Ahmad Irvan Arrasyid, Umi Umaroh (jilbab coklat), dan Nilmatul Awalin (jilbab biru tua). (Dok Foto BMHK UBL).

Prestasi demi prestasi kembali mengiringi langkah Universitas Bandar Lampung (UBL) di setiap perlombaan. Kali ini, UBL melalui Cubic Teamnya berhasil menjadi 6 besar finalis  di ajang National Paper Competition Civil Week (NPCC) 2016.

Pelaksanaan babak 6 besar yang dilangsungkan pada Rabu (26-10) hingga Minggu (30-10) mendatang akan diselenggarakan di Universitas Nasional Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah. Cubic Team yang beranggotakan tiga mahasiswa Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil Angkatan 2014, yakni Ahmad Irvan Arrasyid, Umi Umaroh, dan Ni’matul Awalin akan menghadapi tim teknik sipil dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri ternama nasional lain, seperti Joen Construction (Universitas Gajah Mada/UGM, Yogyakarta), Aryasatya Team (Universitas Dipenogoro/Undip, Semarang), Semar Srikandi (UNS/Solo), Sunrise (Universitas Negeri Surabaya), dan Heroes 58 (Institut Teknologi Sepuluh November).

Ahmad menerangkan keikutsertaan perdana timnya diajang ini menjadikan UBL satunya Perguruan Tinggi di Provinsi Lampung, Sumatera dan termasuk diluar Pulau Jawa yang berhasil menembus babak grand final ditahun ini dengan mengangkat topik pembangunan infrastruktur dalam perkembangan pariwisata agar dapat berkembang baik.

“Sampai ditahap ini menandakan kualitas, kapasitas, penjabaran ide-ide,inovasi, kreasi dan public speaking dibidang teknik. UBL setara dengan kampus (teknik) terbaik, macam UGM, ITB, UNS hingga Undip. Kami harap langkah ini dapat memotifasi teman (mahasiswa) ikut lomba,keluar dari zona nyaman. Agar hasil lomba ini dapat merubah bangsa,” Timpal Umi dan Nilmatun, Senin (17-10) lalu.

Dosen Pembimbing (DP) Cubic Team UBL, Dr. Any Nurhasanah, S.T., M.T., menerangkan keberhasilan timnya hingga menembus babak 6 besar di kompetisi karya tulis ilmiah teknik sipil nasional karena dinilai mampu mengangkat dan menerapkan penelitian yang tahun ini mengangkat topik pembangunan infrastruktur dalam perkembangan pariwisata agar dapat berkembang baik.

 “Syukur alhamdulillah bisa masuk 6 besar. Mereka dipanggil (panitia) untuk mempresentasikan untuk memperebutkan juara I,II, III dan favorit. Sebagai finalis, mereka diminta mengirimkan x-banner, poster, dan spanduk menggambarkan langkah penelitian yang dinilai nasional,”akunya.

Saat ini persiapan tim pada proses pembuatan media promosi penelitian. Termasuk mempersiapkan prototype dan mempelajari tata cara presentasi beracuan waktu. Sambil rutin pembimbingan, pemberian motifasi dan pengangkatan moral secara intensif.

Ditimpali, DP lainnya, Aprizal, S.T., M.T., yang membenarkan pihaknya sangat membutuhkan dukungan segala pihak. Bentuknya, para mahasiswa UBL maupun masyarakat Lampung dan Sumatera memberikan tanda, ‘like’ sebanyak-banyaknya dalam account media sosial instagram, line maupun situs resmi www.civilweek.ft.uns.ac.id  agar minimal mendapatkan juara favorit.

Sementara itu, Rektor UBL Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman,M.B.A, sangat mendukung pencapaian prestasi lanjutan Prodi TS FT UBL, yang sebelumnya menjadi juara IV di Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Civil in Action 5th Departemen Teknik Sipil UGM, di Juni 2016 lalu.

“Dengan rutin mengikuti lomba, anak-anak lebih percaya diri sehingga lebih mudah diarahkan guna mengikuti berbagai ajang perlombaan sesuai bidang (disiplin ilmu) mereka masing-masing. Kita harap mereka terus lahirkan mahasiswa potensial, guna ikut berbagai ajang dengan regenerasi yang baik terutama dalam mengangkat mental UBL sebagai ‘macan perlombaan’,” Cetusnya. (Rep. BMHK/Ed. AX)

iklan