Sumber Ilustrasi : bukukita.com

Mungkin kisah legendaris Hachiko sudah sering kita dengar. Bagaimana anjing jenis Akita Inu itu dengan setia menunggu majikannya di stasiun kereta Shibuya meskipun majikannya sudah meninggal. Kisah ini menginspirasi banyak orang di dunia. Karena kesetiaannya, dibuatlah patung Hachiko yang diletakkan di stasiun Shibuya tempat anjing itu biasa menunggu majikannya. Kisah Hachiko juga telah dibuat film di Jepang dan Hollywood serta drama sepanjang dua jam yang disiarkan TV lokal Jepang.

Seperti Hachiko, Greyfriars Bobby juga telah menyentuh hati orang-orang yang membaca kisahnya. Ditulis oleh Eleanor Atkinson dan terbit pertama kali pada tahun 1940, kisah anjing Skye Terrier ini merupakan suatu karya yang dianggap ‘klasik’. Greyfriars Bobby ditulis berdasarkan kisah nyata pada akhir abad ke-19 yang berlokasi di Edinburgh, Skotlandia.

Bobby merupakan anjing terrier kecil yang lahir di daerah perbukitan. Anjing berbulu kusut itu tidak bisa dipisahkan dari Auld Jock, seorang gembala baik hati dan sederhana. Bobby selalu mengikuti kemanapun gembala itu pergi. Ia bahkan bisa menemukan kemana Auld Jock ‘menghilang’. Bobby sebenarnya milik seorang petani yang tinggal di Cauldbrae. Namun anjing itu lebih memilih tinggal bersama gembala tua itu.

Ketika musim dingin benar-benar menusuk sampai ke sumsum tulang, Auld Jock jatuh sakit. Bobby dengan setia menemani gembala itu hingga nafas terakhirnya. Anjing itu mengantarkan jasadnya sampai pemakaman. Sayangnya, area gereja dan pemakaman merupakan tempat yang tidak boleh dimasuki oleh anjing.

Anjing pintar seperti Bobby memiliki banyak cara untuk bisa masuk dan menunggui makan Auld Jock. Mulai dari menarik hati tuan tanah yang baik hati untuk membantunya masuk ke pamakaman, sampai meluluhkan hati Mr. Brown si penjaga pemakaman Greyfriars hingga membantu anjing itu menyelinap demi bermalam di atas makam tuannya. Pada akhirnya, Bobby menjadi sangat terkenal di daerah tersebut.

Bahkan sampai usianya sudah cukup tua untuk seekor anjing terrier, Bobby masih sangat bersemangat menunggui makam Auld Jock hingga anjing berwarna putih keperakkan itu juga menghembuskan nafas terakhirnya. Banyak penduduk Edinburgh yang bersedih atas kematian Bobby. Termasuk wanita bangsawan yang kebetulan bertemu dan ingin mengenalkan Bobby kepada Ratu.

Meskipun bukan berasal dari Skotlandia, Eleanor Atkinson cukup berhasil membuat lokasi cerita yang spesifik. Ditambah dengan beberapa unsur fiksi yang sengaja ia masukkan, kisah ini turut mengilhami beberapa film seperti Challenge to Lassie (MGM, 1949) dan Greyfriars Bobby: The True Story of A Dog (Disney, 1961). (OV)

iklan