SOSOK

Beni Afifudin, Mahasiswa Teknik Informatika 2012 Universitas Bandar Lampung ini merupakan Mahasiswa yang tak hanya aktif dalam perkuliahan namun aktif juga di berbagai organisasi. Pria kelahiran Menggala, 12 Oktober 1992 ini sangat aktif di berbagai organisasi seperti, UKMI ALHIDAYAH UBL,UKM CATUR UBL, KAMMI RUWA JURAI, dan Rumah Zakat.

Aktif di berbagai organisasi tak lantas membuatnya melalaikan pendidikan.Kuliah dijadikan sebagai prioritas utamanya sebagai mahasiswa.”Orang tua mengizinkan saya mengikuti berbagai organisasi dan kegiatan, namun mereka selalu berpesan kuliah yang paling utama. Jangan sampai gara-gara organisasi kuliah menjadi terbengkalai”, ujar nya saat di temui di Masjid UBL.

Hobinya bermain catur membawanya meraih Juara 2 Turnamen catur di tingkat SMK serta Juara harapan 1 tingkat Kabupaten Tulung Agung saat masih menempuh pendidikan SMK di Tulung Agung, Jawa Timur. Kemudian saat kuliah, pria yang akrab di sapa Beni ini pun sukses meraih Juara harapan 1 di Turnamen catur POM Daerah Lampung. Beni juga sempat dikirim menjadi finalis turnamen catur POM Nasional yang digelar di Daerah istimewa Yogyakarta.

Selain berprestasi di bidang catur, Beni juga pernah menyabet juara 1 Scrabble tingkat Universitas Bandar Lampung, dua tahun berturut-turut yaitu pada tahun 2013 dan 2014.Di bidang olahraga, Beni dan tim futsalnya pernah menjadi juara 1 di Turnamen futsal tingkat SMK selama tiga tahun berturut-turut.

Segudang prestasi tak didapatnya dengan mudah.Banyak tantangan yang selalu menghalanginya dalam meraih keberhasilan. Namun,ada keluarga yang selalu memberikan semangat sehingga semua tantangan dapat di lalui dengan baik. Mengaku sangat mengidolakan sang kakak yang merupakan salah satu Dosen di FKIP Bahasa Inggris Universitas Bandar Lampung yaitu Yanuar Dwi Prastyo, S.Pd , M.A., menjadikan Beni semakin termotivasi setiap harinya. ”Sosok yang menginspirasi saya adalah Ibu saya, tetapi kakak saya yang saat ini sedang menempuh pendidikan S3 di Irlandia juga memiliki andil yang cukup besar dalam hal motivasi diri. Beliau banyak memotivasi saya untuk maju”, ungkap Beni.

Beni juga menambahkan, tantangan itu dapat di lalui apabila ada kemauan untuk melaluinya. “Tantangan terbesar saya adalah saat ini.Oleh karena itu saya tidak akan pernah menyerah.Seperti motto saya Man Jadda Wa Jadda,dimana ada kemauan di situ ada jalan. Saya percaya orang yang berusaha,selalu ada jalan menuju keberhasilan”, imbuhnya. (Rep: DR; ed:AJ)

iklan