Salah satu Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo., S.E menjadi narasumber pada Kegiatan Diskusi Rembuk Desa bertema Peran Kita Dalam Pembangunan Desa, Senin (18/11/2019) di Gedung Rektorat Lantai 6 Kampus A Universitas Bandar Lampung. Foto : IR
Salah satu Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo., S.E menjadi narasumber pada Kegiatan Diskusi Rembuk Desa bertema Peran Kita Dalam Pembangunan Desa, Senin (18/11/2019) di Gedung Rektorat Lantai 6 Kampus A Universitas Bandar Lampung.
Foto : IR

Badan Eksektuif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bandar Lampung (UBL) bekerja sama dengan Cafe Academia dan Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) menyelenggarakan Diskusi Rembuk Membangun Desa bertema Peran Kita Dalam Pembangunan Desa, Senin (18/11/2019) di Gedung Rektorat Lantai 6 Kampus A UBL.

Acara ini turut di hadiri oleh Ketua Program Studi Administrasi Publik UBL, Dra. Hj. Ida Farida., M.Si, juga para mahasiswa dan mahasiswi UBL.

Direktur Cafe Acamedia selaku Moderator Acara, Razed Kendy menuturkan bahwa kegiatan ini ini bertujuan untuk menyadarkan para mahasiswa agar dapat memperhatikan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Pada kesempatan ini, peserta kegiatan terlibat dialog dengan beberapa narasumber antara lain, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo., S.E, Direktur Eksekutif SAF, Moch. Fahmi Abduh., S.AP, dan Direktur Rumah Buku SAF, Khaerul Anam., S.E.

“Membangun desa itu terlebih dahulu dilakukan dengan niat yang di dasari oleh kebutuhan sarana dan prasarana pembangunan sehingga tercapai peningkatan, kemudahan, dan kesejahteraan masyarakat”, ujar Deni yang merupakan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBL.

Deni juga memberikan motivasi kepada mahasiswa dan mahasiswi UBL agar tidak menjadi pemuda kampung yang berkuliah, justru harus meletakkan hati pada kepentingan rakyat miskin.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Fahmi yang menjelaskan bahwa pembangunan desa harus dapat menyokong kebutuhan masyarakat dengan pemanfaatan sumber daya desa.

Sementara itu, Anam berpesan bahwa para pemuda harus aktif membaca bahkan menumbuhkan minat baca yang berpengaruh pada kemajuan desa. (***)

Rep : IR/ Ed : GT

iklan