Sumber Iliustrasi : live.viva.co.id

Kutatap jauh di awan

Terlukis bayangmu, semakin menua

Garis halus kerutanmu

Kokohnya tulang walau terbungkuk renta

Menahan kerasnya badai perjuangan untukku,

Untuk hidup dan secercah harapan masa depanku

Jauh kita karena jarak

Menahan kerinduan

Menjerit ingin memeluk, mendekapmu

Aku disini sendiri mengejar bintang

Ayah…

Ini semua karena cinta

Cintamu untukku

Cintaku untukmu dan akan selalu menjadi milikmu.

(PM)

 

 

iklan